Peristiwa Daerah

Salimah Kaltim Bagikan 1 Juta Takjil Ramadan

SAMARINDA, Netizens.id – Guratan senja di langit Kalimantan Timur pada Minggu (8/3/2026) terasa sedikit berbeda. Di beberapa sudut jalan, sekelompok perempuan dengan senyum ramah tampak sibuk menyapa para pengendara dan pejalan kaki. Mereka bukan sekadar membagikan bungkusan makanan, melainkan sedang merajut semangat “Ramadhan Maslahat Berdampak”.

Hari itu, Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Kalimantan Timur resmi menggulirkan Gerakan Berbagi 1 Juta Takjil. “Aksi ini menjadi bagian dari napas panjang gerakan nasional Salimah yang dilaksanakan serentak di seantero negeri. Namun bagi Salimah, Ramadan tahun ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam: sebuah perayaan usia ke-26 tahun dalam balutan pengabdian kepada umat,” jelas Inmas Devi Merdekawati, humas Salimah Kalimantan Timur, Minggu (8/3/2026).

MENGETUK PINTU LANGIT LEWAT KEPEDULIAN

Lebih dari dua dekade bukan waktu yang singkat. Inmas yang juga berprofesi sebagai dosen tetap di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balikpapan ini menjelaskan, sejak berdiri, Salimah telah memposisikan diri sebagai karang yang kokoh bagi keluarga Indonesia melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Kini, di usia peraknya yang ke-26, semangat itu tidak memudar, justru semakin mengakar.

Di pinggir jalanan Kaltim, para pengurus dan relawan turun langsung. Mereka menghampiri para pengemudi ojek daring, sopir angkutan, hingga buruh harian yang masih berpeluh mencari nafkah saat azan magrib hampir berkumandang.

“Target satu juta takjil ini adalah simbol. Sebuah pesan bahwa gotong royong dan kepedulian tidak boleh mati, terutama bagi saudara-saudara kita yang masih di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujar salah satu koordinator lapangan di sela kegiatan.

LEBIH DARI SEKADAR TAKJIL

Salimah menyadari bahwa Ramadan adalah momentum emas untuk memperkuat ukhuwah. Takjil yang dibagikan hanyalah jembatan untuk mempererat silaturahmi dan menghadirkan keberkahan bagi sesama. Melalui tema “Ramadhan Maslahat Berdampak”, organisasi ini ingin setiap langkah kecil yang diambil mampu memberikan perubahan nyata bagi masyarakat luas.

Tak berhenti pada pembagian makanan, Salimah Kaltim terus bergerak pada inti perjuangan mereka: penguatan fondasi keluarga. Program pendidikan anak dan pemberdayaan ekonomi perempuan tetap menjadi fokus utama yang berjalan beriringan dengan aksi sosial di bulan suci.

Menginspirasi di Usia ke-26

Memasuki usia ke-26 tahun, Salimah kian memantapkan langkahnya sebagai organisasi yang inklusif dan peduli. Gerakan satu juta takjil ini diharapkan menjadi pemantik bagi kelompok masyarakat lain untuk turut serta dalam perlombaan menebar kebaikan.

Bagi Salimah Kaltim, setiap paket takjil yang berpindah tangan adalah doa yang terwujud. Sebuah harapan agar di bulan yang penuh ampunan ini, ukhuwah semakin erat, beban sesama semakin ringan, dan keberkahan Ramadan benar-benar membawa dampak maslahat yang berkelanjutan bagi Kalimantan Timur.(idm/mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button