Peristiwa Daerah

Kemenag Cairkan TPG untuk 246.449 Guru Madrasah

JAKARTA, Netizens.id – Senyum sumringah nampaknya akan segera menghiasi wajah ratusan ribu guru madrasah di seluruh Indonesia. Kementerian Agama (Kemenag) membawa kabar sejuk dengan memastikan bahwa Tunjangan Profesi Guru (TPG) mulai dicairkan secara bertahap terhitung sejak pekan ini.

Langkah cepat ini diambil menyusul instruksi langsung dari Menteri Agama, Nasaruddin Umar, untuk menyegerakan hak para pendidik yang telah memenuhi persyaratan administrasi.

Percepatan SK Menjadi Kunci

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), Amien Suyitno, menjelaskan bahwa mesin birokrasi tengah bekerja ekstra untuk mempercepat penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT). Dokumen inilah yang menjadi “pintu masuk” utama bagi cairnya tunjangan tersebut.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Agama, kami terus memacu proses penerbitan SKAKPT. Bagi guru yang SK-nya sudah terbit, proses pencairan tunjangannya sudah mulai berjalan bertahap pekan ini,” ungkap Amien Suyitno di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Hingga data terakhir per 4 Maret 2026, tercatat sebanyak 246.449 guru sudah mengantongi SKAKPT. Angka ini mencakup para guru senior serta 32.081 guru muda yang baru saja lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 lalu.

Bagi para guru yang belum mendapati namanya dalam daftar tahap awal, tak perlu berkecil hati. Saat ini, sekitar 158.989 guru lainnya masih dalam proses finalisasi dokumen. Ditjen Pendidikan Islam pun telah menyusun jadwal maraton untuk penerbitan SK tahap berikutnya, yakni pada tanggal 7 Maret dan 9 Maret mendatang.

Amien menegaskan bahwa penyaluran TPG bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk nyata apresiasi negara terhadap dedikasi para guru madrasah.

“TPG adalah bentuk penghargaan atas profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Kami ingin memastikan prosesnya transparan, akuntabel, dan yang terpenting: cepat sampai ke tangan yang berhak,” tegasnya.

Lewat percepatan kesejahteraan ini, pemerintah menaruh harapan besar agar semangat pengabdian di ruang-ruang kelas madrasah semakin membara. Dengan sistem digitalisasi yang terus diperkuat, Kemenag berkomitmen agar di masa depan tidak ada lagi cerita tentang keterlambatan hak bagi mereka yang berjasa mencetak generasi unggul.

“Kami berharap para guru terus bersemangat memperkuat kualitas pendidikan Islam di tanah air,” pungkas Amien.(rls/mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button