DPRD Kutai Timur Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Pemanfaatan Optimal APBD

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tengah fokus pada strategi pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur yang membidangi perekonomian dan keuangan, Faizal Rachman, menegaskan bahwa APBD memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memacu pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Ekonomi daerah sangat bergantung pada APBD sebagai salah satu penopang utama stabilitas. Ada enam fungsi APBD, salah satunya adalah fungsi stabilisasi yang menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan ekonomi,” kata Faizal dalam wawancara baru-baru ini.
Faizal menekankan bahwa penggunaan tenaga kerja, material, dan pengusaha lokal dalam proyek-proyek yang dibiayai oleh APBD merupakan langkah efektif untuk menggerakkan ekonomi daerah. Kebijakan ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong perputaran uang di dalam daerah, yang pada akhirnya meningkatkan daya beli masyarakat.
“Dengan penerapan e-katalog, di mana 40% dari belanja daerah harus melalui platform ini, saya yakin ini akan menjadi salah satu mekanisme yang bisa mengangkat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Faizal, merujuk pada sistem digital yang memudahkan transparansi dan efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa.
Selain itu, Faizal juga menggarisbawahi pentingnya pengembangan produk-produk lokal yang memiliki nilai tambah. Menurutnya, penciptaan produk yang bisa dijual di pasar lokal dan nasional adalah kunci bagi ekonomi daerah untuk tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Begitu produk diciptakan, di situ ada nilai tambah. Sumber daya manusia kita terlibat, material pendukung juga digunakan, dan ini semua akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” jelas Faizal.
Ia optimis bahwa dengan dukungan APBD, Kutai Timur memiliki kemampuan untuk menciptakan produk-produk yang dapat bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian. Faizal juga menekankan bahwa APBD Kutai Timur memiliki kapasitas yang cukup untuk mendukung pengembangan ini.
“Saya yakin APBD kita mampu mendanai berbagai inisiatif dan inovasi yang akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui strategi ini, DPRD Kutai Timur berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pemanfaatan sumber daya lokal yang optimal dan pengembangan produk inovatif menjadi fondasi dalam membangun ekonomi daerah yang lebih kuat dan mandiri.(Adv-DPRD/RH)







