AdvertorialDPRD

DPRD Dorong Akurasi Data dan Kolaborasi untuk Penanganan Stunting

KUTAI TIMUR – DPRD Kutai Timur mengungkapkan dukungan penuh terhadap upaya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dalam memonitor dan mengevaluasi penanganan stunting di Kecamatan Muara Bengkal. Anggota DPRD dari Komisi A, dr. Novel Tyty Parembonan, menyatakan bahwa langkah DPPKB merupakan indikasi keseriusan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi tantangan besar.

Dalam pernyataannya, dr. Novel menekankan pentingnya akurasi data prevalensi stunting sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program yang efektif. Ia mengatakan, “Instruksi Kepala DPPKB, Achmad Junaidi, untuk memastikan akurasi data sangat tepat. Data yang akurat dan terverifikasi adalah fondasi penting dalam perencanaan dan implementasi program penanggulangan stunting.”

DPRD juga mendukung rencana DPPKB untuk membentuk Bunda Generasi Berencana (Genre) yang akan dijalankan dari tingkat kabupaten hingga desa. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar stakeholder dan meningkatkan efektivitas program-program terkait stunting.

Namun, Anggota DPRD dari Komisi B, Leni Angriani, menekankan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemantauan kesehatan anak melalui Posyandu. Ia mendorong DPPKB untuk mengoptimalkan program jemput bola yang direncanakan guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan dan penanganan stunting.

“DPRD Kutai Timur berharap agar DPPKB dapat terus meningkatkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial untuk pendekatan yang lebih holistik dalam penanganan stunting,” tegas Leni Angriani.

Kepala DPPKB, Achmad Junaidi, juga menyoroti pentingnya akurasi data dan kolaborasi antara tim lapangan dengan Puskesmas serta Posyandu. Ia menekankan, “Data harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan melalui metode pengukuran yang benar.”

Sebagai tindak lanjut, DPPKB bersama penyuluh dan kader dari 7 desa melaksanakan kunjungan ke Desa Muara Bengkal Ulu untuk melakukan pengukuran dan penimbangan pada keluarga berisiko stunting serta memberikan motivasi dan bantuan pemenuhan gizi.(Adv-DPRD/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button