AdvertorialDPRD

Forum Pengurangan Risiko Bencana Diluncurkan untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan di Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) resmi dibentuk di Kabupaten Kutai Timur, sebagai bagian dari inisiatif strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana. Acara pembentukan forum ini dilaksanakan oleh BPBD Provinsi Kalimantan Timur dan disambut baik oleh DPRD Kabupaten Kutai Timur.

Yusuf Silambi, anggota DPRD Kutim dari Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan, menyatakan bahwa pembentukan FPRB merupakan langkah yang sangat tepat. Menurutnya, dengan adanya forum ini, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antara berbagai instansi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mitigasi bencana.

“DPRD sangat mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan BPBD Provinsi Kalimantan Timur dalam menyelenggarakan sosialisasi dan pembentukan forum ini,” kata Yusuf Silambi.

Forum ini dibentuk untuk mengatasi 11 potensi bahaya yang telah diidentifikasi di Kutai Timur. Silambi menegaskan bahwa peran FPRB sangat krusial dalam mengkoordinasikan upaya-upaya pencegahan bencana serta meningkatkan kolaborasi antara berbagai pihak. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan inklusivitas dalam tata kelola FPRB agar forum ini dapat menjadi mitra strategis BPBD dalam pengurangan risiko bencana.

Lebih lanjut, Yusuf Silambi mendorong agar FPRB melibatkan masyarakat secara aktif dalam program mitigasi dan peningkatan kesadaran mengenai potensi bencana. “DPRD berkomitmen untuk mendukung forum ini melalui perumusan kebijakan dan pengalokasian anggaran yang diperlukan,” tambahnya. Dewan juga akan melakukan pengawasan untuk memastikan efektivitas forum dalam menghadapi tantangan kebencanaan.

Acara peluncuran FPRB dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk TNI, Polri, Basarnas, RAPI, Lanal, Senkom, serta organisasi kemasyarakatan dan perusahaan, menunjukkan dukungan luas terhadap inisiatif ini.(Adv-DPRD/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button