Peristiwa Daerah

Jasad Petani Banyuwangi Mengapung di Perairan Bali

BANYUWANGI, Netizens.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi, Jawa Timur, melaporkan seorang petani yang dinyatakan hanyut arus sungai ditemukan meninggal di Perairan Laut Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu malam.

Jasad Alapi Hariyono (64) warga Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, itu ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia di Perairan Laut Pengambengan (Bali), setelah korban dinyatakan hanyut di Sungai Gumirih sejak Rabu (7/1) lalu.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, Jawa Timur, I Made Oka Astawa di Banyuwangi pada Minggu malam menyampaikan, “Pada hari keempat pelaksanaan operasi SAR, korban yang hanyut di sungai tersebut berhasil ditemukan di Perairan Laut Pengambengan (Bali).”

Menurut dia, korban hanyut di sungai itu pertama kali ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia di Selat Bali, pada koordinat 8°24’29.51″ LS – 114°35’58” BT, dengan jarak sekitar 16 nautical mile (NM) dari Muara Bomo ke arah Tenggara.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, lanjut Oka Astawa, tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban, seorang petani asal Desa Gumirih, dan selanjutnya diserahkan kepada keluarganya.

Oka Astawa menyampaikan, “Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.”

Oka Astawa menambahkan, dalam pelaksanaan operasi pencarian korban hanyut itu, tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Banyuwangi, BPBD, TNI, Polri, instansi terkait, relawan, serta masyarakat setempat.(Az)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button