Peristiwa Daerah

Ribuan Jemaah Peringati Nisfu Syakban di Samarinda

SAMARINDA, Netizens.id – Ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kota Samarinda memadati Masjid Raya Baitul Muttaqien, Islamic Center, pada Senin (2/2/2026) malam. Kehadiran masyarakat tersebut guna mengikuti peringatan Malam Nisfu Syakban sekaligus Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Sri Wahyuni, hadir membaur bersama jemaah. Momentum keagamaan ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kaltim, Ketua Umum BPIC Masjid Baitul Muttaqien H. Irianto Lambrie, Ketua MUI Kaltim KH. Muhammad Rasyid, serta deretan tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Sri Wahyuni menekankan bahwa Malam Nisfu Syakban adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Ia mengajak para jemaah untuk memperbanyak zikir, doa, dan membaca Al-Qur’an sebagai sarana memohon ampunan serta kebaikan bagi bangsa.

“Nisfu Syakban menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan kita sebagai hamba dengan Allah SWT, sekaligus memperbaiki hubungan kita dengan sesama manusia,” kata Sri Wahyuni di hadapan ribuan jemaah.

Terkait peringatan Isra Mikraj, Sri Wahyuni mengingatkan kembali peristiwa agung yang dialami Rasulullah sebagai penguat iman. Ia menjelaskan bahwa di balik setiap ujian, selalu ada pertolongan dan kemuliaan bagi hamba yang sabar.

“Hikmah terbesar Isra Mikraj yang sangat relevan adalah perintah salat. Salat merupakan tiang agama dan sumber kekuatan rohani agar kita tidak larut dalam urusan dunia, namun tetap menjaga orientasi akhirat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ibadah salat sejatinya menjadi sarana pembentukan karakter yang disiplin, jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Sekda Sri pun mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan salat bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan jiwa.

Peringatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan ketakwaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah di Kalimantan Timur. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana daerah yang damai dan penuh keberkahan menjelang bulan suci Ramadan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur agar terhindar dari mara bahaya dan diberikan kelancaran dalam segala urusan daerah.(adpim/mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button