TNI AL Terjunkan Lebih dari 50 Personel Amankan Upacara HUT ke-81 RI di Kutai Timur

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengangkat tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pada Senin (17/8/2026). Upacara detik-detik Proklamasi berlangsung di Halaman Kantor Bupati Kutai Timur, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, dengan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman selaku Inspektur Upacara.
TNI Angkatan Laut, melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Sangatta, memegang peran penting dalam rangkaian acara tersebut, mulai dari memimpin upacara pengibaran bendera, upacara penurunan bendera, hingga mengawal pataka dan barisan pasukan.
Upacara pengibaran bendera dipimpin oleh Komandan Pos TNI AL Tanjung Mangkaliat, Kapten Laut (P) Sarifudin Slamet P., sebagai Komandan Upacara. Sedangkan upacara penurunan bendera pada sore hari dipimpin oleh Komandan Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Dandenpomal) Lanal Sangatta, Kapten Laut (PM) Siswanto, S.E.
Jabatan Perwira Upacara dipegang oleh Pejabat Sementara Perwira Urusan Operasi dan Latihan (Pgs. Paur Opslat) Lanal Sangatta, Lettu Laut (P) Hendrix Tri W. Sementara itu, Komandan Peleton Pasukan 45 dipercayakan kepada Perwira Urusan Penyelidikan Kriminal (Paur Lidkrim) Lanal Sangatta, Letda Laut (PM) Nevida Prima L.
Komandan Lanal Sangatta, Letkol Laut (P) Yahya Junarko, mengonfirmasi bahwa TNI AL mengerahkan total lebih dari 50 personel dalam seluruh rangkaian upacara. Rinciannya, 27 personel bertugas sebagai pasukan upacara, 4 personel sebagai pengawal pataka, 10 personel tergabung dalam Pasukan 45, dan sisanya bertugas di bagian pengamanan kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa tugas pengawalan pataka dipercayakan kepada empat personel, yaitu Serda Bah Jordan Marzuq, Kelasi Kepala (Kld) Bah Stefanus Jemadur, Kld Bah Vrazas Ardipratama, dan Kld Mesin Ryan Kusnadi.
Menurutnya, keterlibatan aktif TNI AL dalam upacara HUT RI di Kutai Timur ini menunjukkan bahwa peran matra laut tidak terbatas pada penjagaan kedaulatan wilayah perairan semata, melainkan juga turut mendukung pelaksanaan agenda kenegaraan di tingkat daerah sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Kutai Timur.
“Ini adalah bentuk sinergi dan soliditas antara TNI AL dan pemerintah daerah. Eksistensi TNI AL tidak hanya di perairan tapi juga dimanapun TNI AL dibutuhkan,” ujarnya menutup keterangan.
Sebagai informasi tambahan, upacara yang dimulai pukul 08.00 Wita itu berjalan khidmat dan disaksikan dengan antusias oleh warga yang memadati lokasi, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Usai prosesi utama, suasana semakin meriah dengan atraksi paramotor dari Fast Fly Club Kutai Timur yang menghiasi langit di kawasan Bukit Pelangi, dilanjutkan dengan agenda nonton bersama film dokumenter sejarah perjuangan Jenderal Soedirman yang diikuti oleh pelajar dan sebagian peserta upacara.(Q)







