DLH Kutai Timur Galakkan Pembentukan Bank Sampah di Setiap RW dan Dusun

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Dinas Lingkungan Hidup Kutai Timur menggalakkan pembentukan bank sampah dengan konsep satu RW satu bank sampah atau satu dusun satu bank sampah. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas LH Kutim Dewi dalam wawancara eksklusif dengan media ini, Rabu (6/8/2025).
Guna meningkatkan keterlibatan masyarakat, DLH Kutim menurut Dewi menggelar program pendampingan masif di 18 RT yang tersebar di Sangatta Selatan dan Sangatta Utara, masing-masing 3 RT per desa. Program ini menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis sumber dengan target kunjungan evaluasi 1-2 kali per bulan hingga RT tersebut mandiri mengelola sampahnya.
Di samping itu, papar Dewi, DLH Kutim juga menggerakkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern berupa TPST yang dilengkapi sarana pengolahan dan pemilahan, serta pembangunan rumah kompos skala besar. Menurutnya, hal ini dapat bernilai ekonomis bagi masyarakat, mengingat kompos juga dibutuhkan dalam sektor pertanian ataupun penghijauan yang dilakukan oleh perusahaan.
“Untuk pemasaran kompos yang dihasilkan, DLH Kutim telah bermitra dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai offtaker untuk kebutuhan lahan reklamasi tambang,” katanya.
Ia pun menyebutkan bahwa DLH Kutim menghentikan penggunaan tempat sampah tong biru karena dianggap menjadi tempat pengumpul liar. Sebagai gantinya, akan digunakan kontainer besar terpilah yang bersifat mobile dan diangkut dengan truk arm roll.
“Kontainer akan ditempatkan di titik-titik yang telah disepakati mulai pukul 18.00 hingga 06.00 sesuai Peraturan Daerah, kemudian ditarik kembali. DLH menargetkan pengadaan dua unit truk arm roll pada 2025 dan penambahan di tahun 2026,” tutupnya. (Q)







