AdvertorialKominfo

Diskepang Kutim Siapkan Teras Pangan, Gandeng RT dan Manfaatkan Dana RT

KUTAI TIMUR – Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutai Timur (Kutim) menyiapkan program Teras Pangan untuk mendorong ketahanan pangan keluarga. Program ini memanfaatkan pekarangan rumah agar warga bisa memenuhi sendiri kebutuhan harian seperti sayur, cabai, dan telur.

Kepala Diskepang Kutim, Dyah Ratna Ningrum, menjelaskan Teras Pangan merupakan program yang diluncurkan kembali oleh Badan Pangan Nasional. Sebelumnya, konsepnya serupa dengan Pekarangan Pangan Lestari. Tujuannya memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga, baik protein maupun vitamin.

Rencana awalnya, program ini akan diluncurkan di Kecamatan Sangatta Utara, di belakang Maloi. Contoh penerapan di rumah tangga juga akan ditampilkan dalam sebuah ekspo.

Dyah berencana menggandeng pengurus RT. Menurutnya, dana RT cukup besar dan sering membingungkan pemanfaatannya. “Teras Pangan tidak mahal. Cukup untuk polibag dan benih,” katanya. Diskepang akan melakukan sosialisasi langsung ke RT, lalu mendampingi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan PKK.

Skema yang dirancang dimulai dari satu Dasawisma, misalnya 10 rumah dalam satu RT. Hasil penjualan kelebihan panen digunakan untuk membeli bibit berikutnya, sehingga program bisa bergulir ke Dasawisma lain. Jika ada RT yang berhasil, akan dijadikan percontohan. Dyah mengaku sudah berkomunikasi dengan ketua RT di lingkungannya sendiri.

Pelaksanaan di wilayah terpencil seperti Muara Bengkal juga dinilai mungkin. Diskepang akan lebih dulu berkoordinasi dengan camat dan kepala desa sebelum menawarkan program tersebut.

Di Kecamatan Kaubun, Diskepang menyiapkan konsep Desa Mandiri Pangan bersama perusahaan. Sejumlah desa sudah bekerja sama dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Namun, konsep ini masih berupa wacana.

Dyah menilai program Teras Pangan sejalan dengan arah kebijakan bupati tentang ketahanan pangan keluarga dan pemberdayaan masyarakat. Warga yang ingin mengikuti program dapat mengajukan proposal seperti biasa, tetapi saat ini Diskepang lebih memilih berkomunikasi langsung dengan pengurus RT. (Adv-kominfo/Q)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button