UMKM Banyuwangi Raup Untung Berlipat saat Nataru

BANYUWANGI, Netizens.id – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 membawa berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banyuwangi.
Tingginya kunjungan wisatawan sejak 24 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 kemarin juga membawa dampak langsung pada meningkatnya omzet pedagang kuliner, oleh-oleh. Tidak hanya itu, jasa wisata pun juga mendapatkan berkah tersendiri.
Sejumlah kawasan wisata di Banyuwangi terpantau ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Kondisi tersebut dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan, terutama di sektor kuliner khas Banyuwangi, suvenir, hingga produk ekonomi kreatif.
Salah satu pelaku UMKM kuliner di kawasan Pantai Boom Marina, Sulastri, mengaku penjualan selama libur Nataru meningkat dibanding hari biasa. Ia menyebut peningkatan pengunjung terjadi hampir sepanjang hari selama musim liburan kemarin.
“Kalau hari biasa omzet sekitar ratusan ribu, saat libur bisa naik dua sampai tiga kali lipat,” tutur Sulastri.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, mengatakan meningkatnya arus wisatawan selama libur akhir tahun menjadi momentum penting bagi penguatan ekonomi kerakyatan. Lonjokan kunjungan wosatwan secara otomatis turut mendongkrak omzet pelaku UMKM hingga berkali lipat.
“Libur Nataru memberikan dampak nyata bagi pengusaha UMKM. Banyak pelaku usaha yang omzetnya naik signifikan karena tingginya kunjungan wisatawan ke banyak tempat wisata di Banyuwangi,” ujar Taufik, Jum’at (2/1/2026).
Tak hanya pedagang kuliner, pelaku usaha jasa perahu wisata, penginapan kecil, hingga penjual oleh-oleh khas Banyuwangi juga merasakan dampak positif serupa. Ramainya wisatawan membuat roda ekonomi di sekitar destinasi bergerak lebih cepat.
Pemerintah daerah melalui Disbudpar Banyuwangi terus melakukan monitoring selama periode libur Nataru, termasuk memastikan kebersihan area wisata, ketersediaan fasilitas umum, serta kenyamanan pengunjung agar aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lancar.







