Peristiwa Daerah

Ponpes Mahfilud Duror Jember Awali Ramadan Lebih Awal

JEMBER, Netizens.id – Ratusan santri dan warga di Kabupaten Jember telah mengawali salat tarawih pertama pada Senin malam (16/2/2026) di Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Mahfilud Duror, Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Jember. Mereka pun dijadwalkan mulai menunaikan ibadah puasa Ramadan keesokan harinya, Selasa (17/2/2026).

Ratusan jemaah yang terdiri dari para santri dan warga sekitar tampak khusyuk mengikuti salat tarawih berjamaah yang diimami langsung oleh KH Ali Wafa selaku pengasuh pondok pesantren.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Ponpes Mahfilud Duror menetapkan awal Ramadan lebih awal ketimbang ketetapan pemerintah. Penentuan masuknya bulan Ramadan di pesantren ini menggunakan metode hitungan wuquf.

KH Ali Wafa menerangkan bahwa metode hitungan wuquf bersumber dari perhitungan yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur, berdasarkan kitab salaf Nushatul Majaalis wa Muntohabul Nafaais. Metode ini sudah diterapkan sejak tahun 1826 dan berbeda dari metode rukyat yang menjadi acuan pemerintah maupun metode hisab yang digunakan oleh Muhammadiyah.

Kendati memiliki cara penentuan tersendiri, Ali Wafa menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak memaksakan penetapan tersebut kepada masyarakat luas. Warga dipersilakan menjalankan ibadah puasa sesuai dengan keyakinan masing-masing.

“Tentu kami menganggap perbedaan itu adalah rahmat, dan kami sangat menghargai hal itu. Semua metode itu benar, yang enggak benar itu kan yang tidak puasa bagi umat Islam,” ujar Ali Wafa.

Rangkaian salat tarawih di Ponpes Mahfilud Duror dilaksanakan sebanyak 10 salam atau 20 rakaat, dilengkapi dengan tiga rakaat salat witir. Setelahnya, para jemaah melanjutkan malam dengan tadarus Al-Qur’an sebagaimana lazimnya umat Islam di bulan Ramadan.(Az)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button