Kutai Timur: Menjaga Keseimbangan antara Pembangunan dan Kelestarian Alam

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) belakangan ini mengintensifkan pembangunan infrastruktur, mencakup air bersih, listrik, jembatan, jalan, dan drainase. Namun, upaya ini tidak jarang mengorbankan pohon hijau yang berada di jalur pembangunan jalan atau drainase. Dampak ini menjadi perhatian utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim.
Kepala DLH Kutim, Armin Nazar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah aktif menjalankan program-program “hijau” untuk menjaga keasrian lingkungan di kota-kota Kutim agar tetap nyaman bagi penduduk. (12/02/2024)
“Meskipun disayangkan harus menebang pohon-pohon hijau yang telah tumbuh lama dan memberikan teduh, namun tanpa tindakan tersebut pembangunan infrastruktur bisa terhambat. Oleh karena itu, kami di DLH berupaya untuk mempertahankan lingkungan asri melalui berbagai program penghijauan,” jelas Armin saat mendampingi Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman di Kecamatan Kaliorang.
Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah pelestarian Taman Botani di beberapa titik di Kota Sangatta. Tahun ini, DLH Kutim juga merencanakan pembangunan ruang terbuka hijau di lima kecamatan. Contoh nyata dari program ini sudah terlihat di Kecamatan Kaliorang, di mana selain menanam pohon hijau sebagai peneduh, juga dibangun taman bermain dan fasilitas umum lainnya di ruang terbuka hijau tersebut.
“Kami menargetkan setiap tahun ada tiga kecamatan yang mendapatkan ruang terbuka hijau,” tambah Armin, yang pada saat itu mengenakan topi.
Armin juga menyampaikan bahwa saat ini program pembangunan ruang terbuka hijau mendapatkan dukungan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). DLH Kutim telah mengusulkan program ini untuk 11 kecamatan di Kutim dan menerima tanggapan positif dari kementerian terkait.
“Kami berharap Pemkab Kutim dapat meningkatkan dukungan melalui penambahan anggaran dari APBD untuk program ini agar pembangunan ruang terbuka hijau ini dapat berjalan lebih optimal. Kami juga siap untuk berkolaborasi dengan perangkat daerah lainnya untuk melengkapi fasilitas yang ada,” harap Armin.(Adv)







