Penguatan Ekonomi Daerah Melalui KEK MBTK, DPRD dan Bupati Kutim Sinergi

KUTAI TIMUR – Ketua Komisi B Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Hepnie Armansyah, menegaskan bahwa sinergi antara DPRD dan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam mendorong perkembangan KEK MBTK merupakan langkah positif yang dapat memperkuat perekonomian daerah. Hal ini disampaikannya dalam rangka mendukung inisiatif Bupati Kutai Timur yang proaktif dalam meningkatkan kerja sama dengan Bankaltimtara.
“Dukungan Bupati Kutai Timur dalam mendorong kemajuan KEK MBTK adalah langkah strategis yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Kutai Timur. Kami di DPRD sepenuhnya mendukung ajakan Bupati kepada perusahaan-perusahaan di Kutai Timur untuk bekerja sama dengan Bankaltimtara,” ujar Hepnie.
Hepnie juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan proyek-proyek besar ini. Menurutnya, pengawasan yang ketat dan transparansi yang baik akan memastikan bahwa manfaat dari proyek tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat luas. “Kami melihat ini sebagai langkah positif untuk memperkuat perekonomian daerah. Namun kami juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan proyek-proyek besar ini,” tambah politisi PPP ini.
Sebelumnya, dalam Forum Bisnis Bankaltimtara 2024 yang digelar di Jakarta pada Kamis, 7 Maret 2024 lalu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan beberapa poin penting terkait progres pembangunan di Kutai Timur. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah keluarnya izin dokumen Program Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk Pelabuhan KEK MBTK dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
“Dokumen PKKPR KEK MBTK sudah rampung. Hal ini menjadi ‘lampu hijau’ siap beroperasinya KEK MBTK, terutama mendapatkan izin beroperasinya kapal di pelabuhan yang sudah lama ditunggu-tunggu,” papar Ardiansyah.
Direktur Utama Bankaltimtara, Muhammad Yamin, menegaskan bahwa forum bisnis ini merupakan momen untuk membangun sinergi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Dari forum diskusi serta kolaborasi Forum Bisnis ini dapat melahirkan ide inovatif dan solusi pragmatis untuk mengakselerasikan pembangunan infrastruktur,” katanya. (Adv-DPRD/Ty)







