Libur Nataru Dongkrak Kunjungan Wisata Banyuwangi

BANYUWANGI, Netizens.id – Momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah terpantau memadati ujung timur Pulau Jawa ini, menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi favorit untuk menghabiskan masa libur panjang akhir tahun.
Geliat ekonomi ini sangat dirasakan oleh para pelaku industri perhotelan di Bumi Blambangan. Sejak memasuki pertengahan Desember, tren kunjungan wisatawan luar daerah mulai menunjukkan grafik peningkatan yang stabil, yang secara langsung berdampak pada tingkat hunian kamar di berbagai hotel berbintang maupun penginapan lokal.
General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, mengatakan bahwa kenaikan signifikan mulai terasa sejak tanggal 20 Desember 2025. Pada periode awal tersebut, tingkat hunian hotel sudah berada di angka 75 persen, menandakan antusiasme pelancong yang ingin mencuri start liburan lebih awal.
Puncak kepadatan arus wisatawan terjadi mulai tanggal 25 Desember hingga malam pergantian tahun.
“Momentum libur akhir tahun membawa angin segar bagi dunia pariwisata, termasuk di Banyuwangi sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur. Peningkatan arus wisatawan ini memberikan dampak positif yang nyata terhadap sektor perhotelan kami,” ungkap Weni.
Lebih lanjut, Weni mengidentifikasi bahwa periode libur sekolah yang cukup panjang, yakni sejak 22 Desember hingga 5 Januari, menjadi faktor kunci. Selain itu, pergeseran budaya kerja melalui kebijakan Work From Anywhere (WFA) turut memicu tren baru di mana wisatawan bisa berlibur sekaligus bekerja dari hotel.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelaku industri pariwisata di Banyuwangi. Kesiapan hotel dan destinasi dalam menyambut tamu adalah kunci utama keberhasilan musim liburan ini menurutnya.
“Kolaborasi yang apik antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menjaga standar pelayanan dan keamanan telah membuahkan hasil membanggakan. Kepercayaan wisatawan terhadap keamanan wilayah Banyuwangi menjadi modal penting bagi citra daerah di mata publik nasional,” kata Taufik.
Tujuan utama Pemkab Banyuwangi adalah memastikan wisatawan merasa aman dan nyaman selama berlibur ditambahkan Taufik.
“Kami berharap pihak hotel terus konsisten memberikan pengalaman terbaik kepada tamu, sehingga mereka memiliki kesan mendalam dan bersedia kembali lagi ke Banyuwangi,” pungkas Taufik.(Az)







