Peristiwa Daerah

UMKM Lumajang Kembangkan Rambak Pisang Bahan Alami

LUMAJANG, Netizens.id – Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang kian cepat dan serba instan, keberadaan pangan lokal berbasis desa menjadi semakin relevan. Dari Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Rambak Pisang Al-Mubarok tumbuh sebagai contoh bagaimana sumber daya lokal dapat diolah menjadi produk bernilai, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pangan yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

Usaha rumahan ini berawal dari kesadaran bahwa pisang, komoditas yang melimpah di Lumajang, belum sepenuhnya memperoleh nilai tambah optimal. Selama ini, pisang lebih banyak dikonsumsi segar atau dijual dalam bentuk mentah dengan nilai ekonomi terbatas. Melalui Rambak Pisang Al-Mubarok, potensi tersebut diolah menjadi produk pangan olahan yang lebih tahan simpan dan bernilai ekonomi lebih tinggi.

Di balik proses tersebut, Indri yang akrab disapa Naning memilih pendekatan yang sederhana namun konsisten. Ia mempertahankan penggunaan bahan alami tanpa tambahan pemanis buatan maupun pengawet. Prinsip ini bukan hanya menyangkut cita rasa, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab terhadap keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Naning saat ditemui di lokasi produksi, Minggu (28/12/2025) mengungkapkan, “Produk pangan seharusnya memberi manfaat, bukan sekadar mengenyangkan. Dari situ saya memilih tetap setia pada bahan alami.”

Pemilihan bahan baku menjadi fondasi utama. Pisang yang digunakan berasal dari petani lokal di wilayah Lumajang bagian selatan. Pola kemitraan ini membangun hubungan yang lebih adil dan berkelanjutan antara pelaku UMKM dan petani, sekaligus memperpendek rantai distribusi pangan.

Melalui skema ini, petani memperoleh kepastian pasar, sementara pelaku usaha mendapatkan bahan baku berkualitas yang terjaga kematangannya. Sinergi ini memperkuat ekosistem ekonomi desa dan menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pendapatan petani.

Proses produksi Rambak Pisang Al-Mubarok dilakukan secara bertahap dan terkontrol. Setiap tahapan dijaga agar tidak menghilangkan karakter alami pisang. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengolahan pangan lokal tidak harus bergantung pada teknologi mahal, tetapi pada ketelitian dan konsistensi.

Produk yang dihasilkan bukan sekadar camilan, tetapi representasi dari kearifan pangan lokal. Tekstur renyah dan rasa manis alami menjadi ciri yang membedakan rambak pisang ini dari produk olahan serupa yang sarat tambahan bahan.

Keberadaan Rambak Pisang Al-Mubarok juga mencerminkan peran strategis UMKM dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan mengolah bahan lokal, usaha ini membantu mengurangi ketergantungan pada produk pangan olahan dari luar daerah, sekaligus memperkuat identitas pangan Lumajang.

Di tingkat sosial, usaha ini membuka ruang partisipasi masyarakat sekitar, baik dalam penyediaan bahan baku maupun proses produksi. Skala usaha yang tumbuh secara bertahap menciptakan peluang ekonomi tanpa menghilangkan karakter usaha rumahan.

Perlahan, Rambak Pisang Al-Mubarok dikenal sebagai produk yang lahir dari proses yang bertanggung jawab. Pengakuan tersebut tumbuh bukan dari promosi berlebihan, melainkan dari konsistensi kualitas dan nilai yang dipegang sejak awal.

Lebih jauh, kisah ini menunjukkan bahwa penguatan potensi daerah tidak selalu harus dimulai dari industri besar. Justru dari desa, dari dapur produksi sederhana, nilai tambah dapat diciptakan dengan pendekatan yang berkelanjutan.

Rambak Pisang Al-Mubarok menjadi contoh bagaimana komoditas lokal dapat diolah menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi berbasis pangan. Ketika UMKM, petani, dan masyarakat berjalan bersama, potensi daerah tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang.

Dari Rowokangkung, Lumajang, pisang lokal menemukan peran barunya. Bukan sekadar hasil kebun, melainkan simbol ketekunan, kemandirian, dan kesadaran bahwa kekuatan pangan nasional bermula dari desa yang mampu mengelola potensinya sendiri.(Az)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button