Peristiwa Daerah

InJourney Holding Petakan Potensi Wisata Banyuwangi

BANYUWANGI, Netizens.id – InJourney Holding resmi memulai langkah strategis untuk mendongkrak Banyuwangi menjadi destinasi wisata kelas dunia. Selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Februari kemarin, tim ahli dari holding BUMN pariwisata tersebut terjun langsung melakukan pemetaan mendalam terhadap potensi wisata di Banyuwangi. Agenda ini merupakan upaya konkret untuk mengembangkan ekosistem pariwisata secara end-to-end serta memastikan setiap potensi tergarap dengan sempurna.

Perjalanan eksplorasi dimulai sesaat setelah tim mendarat di Bandara Blimbingsari. Fokus hari pertama diarahkan ke wilayah selatan yang menawarkan pesona wisata alam. Tim meninjau keanggunan pohon-pohon raksasa di De Djawatan Forest, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pantai Mustika, Pulau Bedil, serta Pantai Pulau Merah.

Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kesiapan infrastruktur serta daya tarik alam yang menjadi magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Memasuki hari kedua, tim beralih mendalami kekayaan intelektual dan tradisi Banyuwangi melalui wisata budaya Osing. Kunjungan dilakukan di Desa Wisata Taman Sari dan Desa Wisata Adat Osing Kemiren yang sarat akan nilai sejarah.

Di sela-sela kunjungan, tim InJourney juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Diskusi ini menjadi wadah sinergi untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Retna Murti, SPV Marketing and Activation InJourney Holding, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas destinasi di Banyuwangi. Menurutnya, kabupaten ini memiliki paket lengkap yang sangat layak menjadi destinasi unggulan di Indonesia.

“InJourney siap melanjutkan dan mengembangkan program di Banyuwangi mengingat banyak sekali hal menarik yang dapat digali di sini, baik itu dari segi destinasi alam maupun budayanya,” tegas Retna belum lama ini.

Senada dengan hal tersebut, Assistant Vice President Marketing Activation InJourney, Rico Eisenhower, menekankan bahwa agenda pemetaan ini hanyalah permulaan dari rangkaian kerja panjang. Ia optimis bahwa hasil kajian teknis nantinya akan melahirkan program-program akselerasi yang tepat sasaran bagi industri pariwisata lokal.

“Setelah ini, kami akan lakukan kajian dan beberapa kunjungan lain, semoga dapat menghasilkan program yang berdampak bagi pariwisata di Banyuwangi,” ungkap Rico.

Langkah masif ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama strategis yang telah diteken oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Direktur Utama InJourney, Maya Watono pada 13 Januari 2026 lalu.

Kolaborasi besar ini tidak hanya berfokus pada pengembangan destinasi dan promosi, tetapi juga menyentuh aspek vital seperti peningkatan konektivitas udara, penguatan kapasitas SDM, serta pemberdayaan UMKM. Dengan dukungan penuh dari InJourney, Banyuwangi kini bersiap melakukan lompatan besar untuk mendongkrak kunjungan wisatawan secara signifikan.(Az)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button