Tokoh Gereja Nabire Minta Warga Hindari Demo Berpotensi Ricuh

NABIRE, Netizens.id – Tokoh pemuda sekaligus tokoh gereja di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Yeri Murib, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu rencana aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan dan korban jiwa.
Pesan ini disampaikan Yeri untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Nabire, khususnya bagi warga di kawasan Nabire Timur dan Nabire Barat, agar tidak terjebak dalam situasi yang merugikan.
Yeri menyatakan kekhawatirannya bahwa aksi demonstrasi yang tidak terkendali dapat berdampak buruk pada masyarakat luas, termasuk mereka yang tidak terlibat langsung.
“Karena kami mendengar isu akan ada demo. Demo ini dikhawatirkan dapat mengakibatkan jatuhnya korban, terutama masyarakat yang sebenarnya tidak tahu apa-apa,” ujar Yeri, Sabtu (4/4/2026).
Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam aksi berisiko tinggi tidak hanya berdampak pada individu yang bersangkutan, tetapi juga dapat merugikan keluarga besar mereka. Yeri pun menyentuh sisi kemanusiaan dengan mengingatkan bahwa keselamatan nyawa harus menjadi prioritas utama.
“Jadi jangan ikut bergabung dalam demo-demo tersebut. Jika satu orang menjadi korban, bukan hanya orang itu yang merasakan sakit, tetapi seluruh keluarga akan turut merasakan dampak dan kesedihannya,” tambahnya.
Ajakan Menjaga Stabilitas
Sebagai tokoh yang dihormati di lingkungan gereja dan kepemudaan, Yeri mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat situasi agar tetap aman dan kondusif. Ia menilai ketenangan di wilayah Nabire adalah kunci utama agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa rasa takut.
Imbauan ini diharapkan mendorong warga untuk lebih mengedepankan dialog dan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi, demi menghindari hal-hal yang dapat merusak persatuan di tanah Papua Tengah. (rls/mn)







