Peristiwa Daerah

Basarnas Balikpapan-Banjarmasin Bersinergi, Empat Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Dievakuasi

BANJARMASIN — Tim SAR Gabungan kembali membuahkan hasil dalam operasi pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Empat jasad korban ditemukan di dua lokasi terpisah, yakni perairan Laut Jawa dan pesisir Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Di Laut Jawa, Tim Penyelam Basarnas Special Group (BSG) mengevakuasi dua korban laki-laki pada Senin (21/9/2026) pagi, masing-masing pukul 09.04 WITA dan 09.13 WITA. Kedua jasad diangkat ke KN SAR Kamajaya sebelum dievakuasi lewat udara menggunakan Helikopter HR-3601 menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin untuk identifikasi. Kantor SAR (Basarnas) Kelas A Balikpapan terus berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk menyisir korban yang belum ditemukan.

Sementara itu, pencarian di pesisir Seruyan menemukan dua jasad lainnya. Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, memastikan kedua jasad tersebut adalah penumpang KM Virgo Transport 8 berdasarkan jaket pelampung bertuliskan nama kapal. “Kalau dari life jacket (jaket pelampung), kita pastikan bahwa itu memang penumpang dari KM Virgo Transport 8 karena terdapat tulisan nama kapal tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (21/9/2026) malam.

Jasad pertama di Seruyan ditemukan pukul 17.26 WITA di koordinat 03°26’0.36″ S – 112°02’13.62″ E, disusul jasad kedua tiga menit kemudian di koordinat 03°31’14.1″ S – 111°55’52.98″ E — lokasi yang berdekatan dengan titik ditemukannya lima unit life raft pada Minggu (20/9/2026). Karena kondisi jasad belum memungkinkan identifikasi visual, tim SAR mengevakuasi keduanya lewat jalur darat: dari Seruyan menuju Pos TNI AL Kuala Pembuang, lalu Palangka Raya, hingga diperkirakan tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin, Selasa (22/9/2026) pagi.

Proses identifikasi medis (DVI) akan dilakukan tim ahli di RS Bhayangkara sebelum jasad diserahkan ke keluarga. Basarnas mengapresiasi seluruh personel gabungan yang bekerja di tengah gelombang dan luasnya area pencarian.

Operasi ini melibatkan lintas wilayah kerja Basarnas (Kalsel, Kalteng, dan Kaltim/Balikpapan) serta alutsista udara (Helikopter HR-3601) dan laut (KN SAR Kamajaya), menyusul pola arus laut yang membawa material dan korban dari Laut Jawa hingga terdampar di pesisir Seruyan. Seluruh jasad dipusatkan di Banjarmasin untuk proses DVI oleh Polda Kalsel dan tim medis sebelum diserahkan kepada keluarga. (*/mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button