AdvertorialKominfo

Fasilitas Kesehatan Benua Baru Masih Terbatas, Hanya Satu Pustu dan Polindes

KUTAI TIMUR – Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, saat ini hanya memiliki satu unit Puskesmas Pembantu (Pustu), satu unit Pondok Bersalin Desa (Polindes), dan empat unit Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk melayani 4.623 jiwa penduduknya. Kepala Desa Benua Baru, Ahmad Benni, S.Sos, dalam konfirmasinya terkait hal tersebut menegaskan bahwa hal tersebut bersumber pada data tahun 2025.

Dari sisi sarana umum, lanjutnya, desa ini memiliki masing-masing satu unit gedung kantor desa, gedung lembaga desa, gedung balai desa, gedung serba guna, gedung Pemadam Kebakaran (PMK), kantor BUMDes, dan pasar desa. Untuk sarana ibadah, tercatat dua unit masjid di RT 06 dan RT 16, enam unit musala tersebar di beberapa RT, serta satu unit gereja di RT 16.

“Dari data tahun 2025, memang Desa Benua Baru hanya memiliki satu unit Pustu, Polindes, dan 4 Posyandu. Namun hal tersebut terbantu dengan adanya Puskesmas di Kecamatan,” katanya.

Fasilitas olahraga meliputi satu lapangan bola di RT 03, empat lapangan voli di RT 03, RT 05, RT 07, dan RT 15, dua lapangan bulu tangkis di Gedung Perumpung Sari RT 07, serta empat meja pingpong di balai desa. Selain itu ia juga menyebutkan bahwa wilayahnya memiliki total panjang jalan mencapai 54.723 meter atau setara 44,72 hektare, terdiri dari jalan desa sepanjang 31.108 meter, gang perkampungan 1.515 meter, dan jalan usaha tani 22.100 meter.

Dari sisi utilitas, ia menegaskan bahwa seluruh desa telah teraliri listrik PLN selama 24 jam. Untuk air bersih, sebagian besar penduduk telah menggunakan PDAM dan sumur, sementara sebagian lainnya masih mengandalkan air sungai. Begitu pula untuk kebutuhan memasak, mayoritas masyarakat telah beralih ke kompor gas LPG meski sebagian kecil masih menggunakan kayu bakar. Untuk telekomunikasi, desa ini telah terjangkau sinyal Telkomsel dan Indosat, serta memiliki fasilitas WiFi Starling dan WiFi gratis di kantor dan balai desa.

“Rata-rata fasilitas umum tersebut terletak di tengah desa sehingga relatif mudah dijangkau masyarakat, baik menggunakan kendaraan roda empat, roda dua, maupun berjalan kaki,” katanya. (Adv-kominfo/Ad)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button