Kutai Timur Percepat Diversifikasi Ekonomi untuk Kemandirian Daerah

KUTAI TIMUR – Dalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur menekankan pentingnya diversifikasi sumber pendapatan daerah. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Komisi B, yang membidangi Perekonomian dan Keuangan, Faizal Rachman. Menurutnya, meskipun sektor tambang masih mendominasi kontribusi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), upaya untuk memperluas basis ekonomi sangatlah penting.
“Sektor PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) kita yang paling tinggi penyumbangnya adalah tambang. Nilai tertinggi PDRB kita itu hampir 80% sumbernya dari tambang,” ungkap Faizal dalam wawancara baru-baru ini.
Ia menegaskan bahwa dominasi sektor tambang ini memerlukan langkah-langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan ekonomi di masa depan.Meski demikian, Faizal juga menyoroti bahwa sektor-sektor lain seperti perkebunan, perikanan, dan kelautan belum memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Padahal, sektor-sektor ini awalnya diharapkan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kutai Timur.
“Perkebunan, perikanan, dan kelautan itu masih penyumbangnya belum terlalu besar. Padahal di awal berdirinya Kutai Timur, tujuan kita itu,” tambahnya.
Dengan usia lebih dari 20 tahun sejak berdirinya pada tahun 2001, Kutai Timur kini dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan produk-produk baru yang dapat dihasilkan secara lokal. Faizal menekankan pentingnya inovasi dan pengembangan produk lokal untuk menciptakan nilai tambah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Strateginya supaya masyarakat bisa membuat produk baru yang asli dihasilkan dari Kutai Timur. Kalau ada produk baru, di situ ada nilai tambah, ada lapangan kerja untuk masyarakat, dan ada faktor-faktor pendukung dari produksi juga ada,” jelas Faizal.
Selain itu, ia juga menyoroti potensi pariwisata yang masih belum dimaksimalkan. “APBD kita mampu untuk mendukung penciptaan produk-produk baru yang dapat meningkatkan perekonomian daerah. Namun, sektor pariwisata masih memiliki kontribusi yang kecil dalam perekonomian daerah,” tegasnya.
Dengan fokus pada diversifikasi ekonomi dan pemanfaatan sumber daya lokal, pemerintah daerah Kutai Timur berharap dapat menciptakan ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada sektor tambang.(Adv-DPRD/RH)







