AdvertorialDPRD

DPRD: Pemerintah Kutai Timur Fokus Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Melalui Sektor Unggulan

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berkomitmen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu langkah strategis dalam meminimalisir ketergantungan terhadap transfer dana dari pemerintah pusat. Hal ini menjadi salah satu tanggapan utama yang disampaikan oleh pemerintah atas pandangan Fraksi Demokrat dalam rapat paripurna ke-21 di Gedung DPRD Kutai Timur.

Dalam pandangannya, Fraksi Demokrat menyoroti pentingnya penggalian potensi unggulan daerah seperti sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata. Potensi ini dianggap mampu memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan PAD secara berkelanjutan. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyampaikan apresiasinya atas saran konstruktif yang diberikan.

“Kami sangat menghargai pandangan Fraksi Demokrat yang mendorong optimalisasi potensi unggulan daerah. Pemerintah akan terus berupaya menggali dan memanfaatkan sektor-sektor tersebut secara inovatif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujar Asisten III, Sudirman Latif, mewakili pemerintah daerah dalam rapat tersebut.

Lebih lanjut, Pemerintah Kutai Timur menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian dan perkebunan akan difokuskan pada peningkatan produktivitas serta perluasan akses pasar bagi produk lokal. Sedangkan sektor pariwisata akan dikembangkan melalui promosi destinasi unggulan dan penyediaan infrastruktur penunjang.

Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa alokasi belanja daerah tetap memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Kemandirian fiskal adalah cita-cita yang ingin kita capai bersama. Oleh karena itu, pemerintah akan bekerja keras untuk memastikan sumber daya daerah dimanfaatkan secara maksimal, dengan tetap memegang prinsip transparansi dan akuntabilitas,” tambah Sudirman.

Pandangan dan masukan Fraksi Demokrat ini menjadi salah satu poin penting yang akan dijadikan pedoman oleh Pemerintah Kutai Timur dalam penyusunan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025. Melalui kolaborasi dengan DPRD, pemerintah optimis dapat mencapai pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Upaya ini juga diharapkan mampu menjadikan Kabupaten Kutai Timur sebagai daerah yang mandiri secara finansial dan unggul di berbagai sektor.(Adv-DPRD/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button