DPRD Kutai Timur Prioritaskan Penanganan Kebakaran di Desa Tepian Baru

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Warga Desa Tepian Baru, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, menyambut positif rencana pemerintah daerah yang akan meningkatkan fasilitas penanganan kebakaran di wilayah mereka. Selama ini, warga menghadapi kendala serius akibat keterbatasan fasilitas pemadam kebakaran, padahal wilayah tersebut termasuk rawan kebakaran.
Menanggapi keluhan warga, anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan masalah ini. “Kami akan segera membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus untuk menangani pemadam kebakaran di daerah rawan seperti Desa Tepian Baru,” kata Yusri dalam reses terbarunya.
Menurut Yusri, saat ini pemerintah sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda) yang akan menjadi dasar hukum bagi penyediaan fasilitas pemadam kebakaran. Perda tersebut bertujuan untuk memastikan setiap daerah rawan kebakaran mendapatkan perhatian, termasuk pengadaan mobil pemadam kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Kutai Timur juga telah merancang alokasi anggaran untuk tahun 2025. Yusri mengungkapkan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran dan fasilitas pendukung lainnya. “Tahun depan, kami akan menganggarkan kebutuhan ini dengan memprioritaskan daerah yang paling membutuhkan,” ujar Yusri.
Selain itu, Yusri mengimbau masyarakat Desa Tepian Baru untuk tetap menjaga kewaspadaan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah potensi kebakaran yang dapat merugikan masyarakat. Langkah pencegahan, menurutnya, menjadi kunci utama sebelum fasilitas pemadam kebakaran tersedia secara maksimal.
Rencana ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga berharap upaya pemerintah tersebut dapat segera direalisasikan untuk mengurangi risiko kebakaran di wilayah mereka. “Kami berharap mobil pemadam kebakaran segera tersedia di desa kami, sehingga kejadian kebakaran dapat diatasi dengan cepat,” ujar salah satu warga.
Dengan adanya Perda dan pembentukan UPT, serta alokasi anggaran yang direncanakan, pemerintah Kutai Timur menunjukkan keseriusan dalam mengatasi persoalan kebakaran. Langkah ini menjadi angin segar bagi warga Desa Tepian Baru yang selama ini merasa terabaikan dalam hal fasilitas pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran. (Adv-DPRD/Ty)







