Peristiwa Daerah

Minsani Meninggal di RSUD AWS, Dimakamkan di Pemakaman Cempaka Samarinda

SAMARINDA, Netizens.id — Kabar duka datang dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) dengan meninggalnya Minsani (58), seorang klien rujukan dari RSUD Abdul Rivai melalui Dinas Sosial Kabupaten Berau. Informasi kepergian almarhum disampaikan oleh Sarnawati, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Samarinda yang selama ini mendampinginya.

Melalui panggilan WhatsApp kepada Relawan Ambulance PWI Kaltim Peduli pada Sabtu (6/9/2025) pukul 11.00 WITA, Sarnawati menyampaikan, “Pak Minsani meninggal pak.”

“Jenazahnya sudah di ruang jenazah pak, tapi mau dibawa kemana masih belum tahu karena menghubungi pihak Dinas Sosial Provinsi Kaltim yang menangani belum direspon,” tambah Sarna melanjutkan keterangannya.

Merespons kabar duka tersebut, relawan PWI Kaltim Peduli segera berkoordinasi dengan Baznas Kabupaten Berau dan langsung menuju kamar jenazah RSUD AWS untuk memastikan kondisi jenazah.

Ridho, relawan ambulance PWI Kaltim Peduli bidang Fardhu kifayah, menjelaskan, “Alhamdulillah Baznas Kabupaten Berau atas koordinasi Sekertaris PWI Kaltim Achmad Shahab diterima sekretaris Baznas Berau ibu Maria langsung di respon, dan siap membantu biaya pemulasaraan. Sehingga relawan PWI Kaltim Peduli tinggal melaksanakan.”

Berita kepergian Minsani dengan cepat tersebar dan mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk Setia dari Yayasan Silahturahmi Informasi Taruna Kalimantan Timur (SITKT).

“Kami sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan Berau siap membantu biaya pemakaman,” kata Setia.

Setelah kehadiran Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Donny Julfiansyah di kamar jenazah RSUD AWS, koordinasi proses pemulasaraan akhirnya mencapai kesepakatan untuk memakamkan jenazah di Pemakaman Cempaka Jalan P. Suryanata (belakang Madrasah Aliyah Negeri) 1 Samarinda.

Sarna menjelaskan alasan pemilihan lokasi tersebut, “Disepakati dimakamkan di Pemakaman Cempaka Air Putih atas upaya relawan PWI Kaltim Peduli, karena beberapa pertimbangan antara lain karena cuaca. Jika dimakamkan di Taman Makam Raudhatul Jannah Serayu Tanah Merah, jalan aksesnya cukup licin dan agak jauh.”

Pasca salat Dzuhur, jenazah almarhum dibawa menggunakan Ambulance PWI Kaltim Peduli dari kamar jenazah RSUD AWS menuju Gazebo Pemakaman Cempaka, Jalan P. Suryanata Air Putih Samarinda Ulu untuk menjalani proses pemulasaraan (memandikan dan mengkafani).

Atas permintaan Marnabas Patiroy (Assisten II Sekkot Samarinda), teman kuliah almarhum di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Samarinda tahun 1991 yang hadir menyaksikan pemulasaraan, setelah selesai dikafani menjelang waktu Ashar, jenazah langsung dibawa ke musholla Raudhatul Jannah Air Putih untuk dishalatkan.

“Atas permintaan pak Marnabas Patiroy (Assisten II Sekkot Samarinda) kawan kuliah almarhum di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Samarinda, tahun 1991 yang hadir menyaksikan pemulasaraan, selesai dikafani menjelang waktu ashar jenazah langsung dibawa ke musholla Raudhatul Jannah Air Putih untuk di sholatkan,” papar Sarna.

Sarna mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada warga Air Putih, khususnya jamaah musholla Raudhatul Jannah yang bersedia menshalatkan jenazah almarhum. “Tadi saat sholat jenazah imamnya pak Haji Yaran, jamaahnya Alhamdulillah sampai tiga shaff,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan salat jenazah, almarhum langsung dibawa kembali ke kompleks pemakaman Cempaka untuk dimakamkan di area blok baru, tidak jauh dari gazebo tempat jenazah dimandikan. Dengan bantuan tim pemakaman Cempaka di bawah komando Idris Sutrisno, proses pemakaman berjalan dengan lancar.

Riwayat perawatan almarhum Minsani di ruang Flamboyan RSUD AWS dimulai sejak 31 Agustus 2025. Pada Jumat malam (5/9/2025), almarhum sempat menjalani prosedur cuci darah. Namun pada Sabtu pagi kondisinya mengalami penurunan kesadaran dan akhirnya berpulang pada Sabtu (6/9/2025) pukul 10:03 WITA. Hingga detik terakhir kehidupannya, harapan almarhum untuk bertemu dengan keluarganya tidak sempat terwujud.

Perawat di ruang Flamboyan RSUD AWS saat dikonfirmasi menjelaskan, “Pak Minsani tadi malam sempat cuci darah, tadi pagi sekitar jam 10:03 sudah meninggal, dan jenazahnya sudah dibawa ke kamar jenazah.” (mn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button