KONI Kutai Timur Tetap Bina Atlet Meski Anggaran Hibah Terlambat

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Rudi Hartono, Ketua KONI Kutai Timur, menyatakan bahwa organisasi olahraga di wilayahnya tetap melanjutkan aktivitas pembinaan atlet walaupun mengalami hambatan keterlambatan anggaran hibah di tahun 2025.
Walaupun anggaran belum terealisasi, KONI Kutim tetap mengirimkan atlet untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi seperti Praporprov di Balikpapan dan Samarinda, serta kejuaraan Panjat Tebing dan Panahan.
Rudi meyakini anggaran akan segera dicairkan dalam bulan ini, sehingga kegiatan pembinaan olahraga dapat berlangsung lebih lancar.
“Kita carikan solusinya. Ada yang harus menggunakan anggaran talangan dulu, biar kegiatan kita bisa tetap jalan,” tutur Rudi Hartono dalam wawancara eksklusif dengan media ini, Kamis (18/9/2025).
Dia pun menjelaskan bahwa hingga saat ini, prestasi demi prestasi terus diraih di tiap kejuaraan yang diikuti oleh cabor dan atlet binaan KONI Kutim. Selain panjat tebing, pencapaian lainnya berasal dari cabang Panahan dengan lima medali emas, serta beladiri Okaido yang meraih enam medali emas.
Secara keseluruhan, atlet Kutim telah mengumpulkan 19 medali emas dari berbagai cabang olahraga, dalam berbagai event dan kompetisi yang diikuti.
“Saya selalu bicarakan ke teman-teman, ini olahraga. Olahraga itu kita kejarnya prestasi. Apapun permasalahan di pemerintahan, teman-teman tetap giat,” katanya.
Pencapaian ini, tambahnya, juga menjadi modal optimisme KONI Kutim menjelang penetapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam Porprov yang akan dibahas dalam rakor tanggal 30 September di Paser.
“Jadi kita yakin bahwa atlet kita yang lolos di praporprov nanti juga bisa membanggakan di Porprov,” pungkasnya. (Q).







