Hotel Bumi Senyiur Samarinda Terbakar, Tamu Dievakuasi dengan Tangga Darurat
SAMARINDA, Netizens.id – Kebakaran melanda Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Rabu pagi (29/10/2025) 07.25 WITA. Api berasal dari kamar lantai dua yang merupakan akses menuju lobi hotel mewah di pusat Kota Samarinda.
Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari bangunan tersebut. Sejumlah petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang masih berkobar dalam gedung.
Petugas Damkar dan rescue mengevakuasi tamu menggunakan tangga darurat dan terus memeriksa setiap ruangan. Upaya tersebut untuk memastikan tidak ada tamu hotel dan karyawan yang terjebak.
Kondisi hotel yang cukup ramai oleh tamu, selain itu ada beberapa agenda acara yang menggunakan hotel Bumi Senyiur untuk akomodasinya.
Mengetahui kabar adanya kejadian, unit ambulance Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim Peduli langsung menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara) dari Posko Suryanata. Tepat pukul 07.44 WITA ambulance telah berada di halaman parkir depan sisi jalan Diponegoro.
“Begitu informasi masuk pukul 07.25 WITA kami siap-siap dan langsung meluncur ke lokasi kebakaran. Alhamdulillah dalam waktu 14 menit kami sudah tiba di lokasi,” jelas Bima relawan Ambulance PWI Kaltim Peduli.
Bima mengungkapkan sebelum bergerak dirinya menyiapkan peralatan antara lain dua tabung oksigen disiapkan, dan berbagai keperluan medis seperti tensi, oksimeter, dan obat-obatan P3K, peralatan safety relawan digunakan.
“Kami datang belum banyak unit ambulance yang hadir, tampak ada Ambulance 112 Command Center. Setibanya di lokasi langsung kami menuju titik penyelamatan dibagian belakang, sementara unit ambulance PWI kami posisikan di parkiran sisi jalan Diponegoro untuk mempermudah akses jika perlu rujukan ke rumah sakit,” tambah Bima.
Diungkapkan Bima konsentrasi relawan Ambulance pada korban yang terpapar asap, “Alhamdulillah kejadian kebakaran tidak ada korban, beberapa karyawan hotel yang sempat terhirup asap kami tangani dan bisa pulih kembali. Namun yang sempat dibawa ke unit ambulance satu lansia, satu bayi dan satu wanita paruh baya semuanya tamu hotel,” jelasnya.
Tamu hotel yang sempat ditangani ambulance PWI ada tamu perempuan beberapa kali diberi oksigen, namun saturasi naik turun, dan pusing tidak berhenti akhirnya dirujuk ke IGD RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. “Kami khawatir untuk pengecekan lebih lanjut maka kami bawa ke IGD RSUD AWS,” tambahnya.
Yasin, relawan lain yang membantu di unit PWI Kaltim Peduli mengungkapkan kondisi pasien bayi dan lansia sudah stabil kami antar ke dalam agar istirahat di sisi kolam renang hotel. Sementara karena kondisi wanita paruh baya mengalami pusing dan saturasi naik turun sehingga kami minta ambulance PWI Kaltim untuk membawa ke IGD RSUD AWS.
“Pukul 10.00 kami tiba di IGD, dan ditangani pihak medis RSUD AWS. Setengah jam kemudian dinyatakan stabil dan diizinkan untuk dibawa kembali ke hotel, akhirnya kami antar kembali ke hotel, sekitar pukul 11.00 kami balik kanan karena dirasa semuanya telah aman”. tutup Bima.(mn).







