DTPHP Jalankan Program P2B untuk Dukung Ketahanan Pangan dan MBG di Kutim
KUTAI TIMUR, Netizens.id – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat sektor ketahanan pangan daerah melalui pelaksanaan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mendukung penyediaan bahan pangan bergizi, sekaligus sejalan dengan implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Kepala Bidang Hortikultura DTPHP Kutim, Wahyudi Noor, menjelaskan bahwa program P2B merupakan bentuk pemanfaatan lahan pekarangan warga untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan bergizi seperti sayur-sayuran, cabai, dan tanaman hortikultura lainnya. “Tujuannya agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan bergizi secara mandiri, sekaligus menekan inflasi harga bahan pangan di tingkat lokal,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Meski begitu, Wahyudi mengakui bahwa pelaksanaan P2B di daerah masih menghadapi sejumlah kendala, terutama pada aspek koordinasi antar kementerian. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa, namun di tingkat daerah sering terjadi ketidaksinkronan, terutama dalam hal pendanaan dari Dana Desa (20 persen) yang sudah dialokasikan lebih awal melalui APBDes.
“Kami di daerah tetap melanjutkan bagian program dari Kementerian Pertanian. Jadi bantuan benih dan sarana produksi tetap disalurkan kepada masyarakat. Intinya kami ingin agar pemanfaatan pekarangan benar-benar berjalan,” tambahnya.
DTPHP berharap P2B dapat menjadi salah satu model pemberdayaan pangan berkelanjutan di Kutai Timur. Dengan adanya program ini, masyarakat tidak hanya memperoleh bahan pangan bergizi dari hasil pekarangan, tetapi juga berkontribusi menjaga ketahanan pangan lokal serta mendukung misi daerah dalam transformasi ekonomi berbasis sumber daya terbarukan. (Adv/Kominfo)







