Advertorial

Kadistransnaker Kutim: ASN Harus Profesional Tanpa Cari Tambahan

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distransnaker) Kabupaten Kutai Timur, Roma Malau, menegaskan pentingnya etos kerja profesional bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, dengan sudah menerima gaji dan insentif, pegawai tidak boleh mencari tambahan di luar pelayanan resmi.

Pernyataan tegas ini disampaikan Roma terkait dengan kondisi anggaran yang mengalami pemangkasan di tahun 2025. Ia ingin memastikan bahwa efisiensi anggaran tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan atau mencari celah tambahan penghasilan.

“Enggak boleh cari ceperan lagi. Cukup aja ya,” tegasnya dengan lugas saat dikonfirmasi seusai menghadiri Upacara Peringatan Hari Guru Nasional yang dilaksankan di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Kutim, Selasa (25/11/2025).

Roma menjelaskan bahwa prinsip ini selalu ditanamkan kepada seluruh jajarannya di Distransnaker Kutim. Baginya, profesionalitas ASN harus dijaga dengan tidak memanfaatkan posisi untuk kepentingan pribadi.

“Saya selalu bilang sudah terima insentif, sudah terima gaji itu siap,” ungkap Roma.

Ia menambahkan bahwa meskipun anggaran mengalami perubahan dan beberapa pos seperti konsumsi sudah dihapus, namun hal tersebut tidak boleh mempengaruhi semangat kerja pegawai. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Di era saya ini anggaran berapa pun pelayanan tetap optimal. Tetap jalan,” tegas Roma.

Roma mencontohkan bahwa para mediator di Distransnaker tetap menjalankan fungsinya dengan baik meskipun tanpa fasilitas tambahan yang sebelumnya ada. Menurutnya, ini adalah bukti komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Kami tetap aja mediator-mediator. Walaupun kami tadinya kan disediain konsumsi ini enggak ada dihapus. Enggak apa-apa tetap aja pelayanan. Alhamdulillah,” jelasnya.

Lebih lanjut Roma menyampaikan bahwa pemangkasan anggaran tidak berdampak pada kinerja yang diinginkan. Semua program dan layanan tetap berjalan normal tanpa ada kendala berarti.

Dengan pendekatan kepemimpinan yang tegas ini, Roma berharap dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam menjaga profesionalitas ASN. Menurutnya, integritas dan dedikasi dalam melayani masyarakat harus tetap dijunjung tinggi tanpa terpengaruh kondisi anggaran yang ada.(Adv-Kominfo/Qi)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button