Peristiwa Daerah

Polsek Sangkulirang Amankan Ibadah Natal di Tiga Gereja Jelang Nataru 2025

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Polsek Sangkulirang menindaklanjuti arahan Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, terkait langkah antisipasi menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Koordinasi dilakukan dengan pengurus gereja di tiga kecamatan, yakni Sangkulirang, Karangan, dan Sandaran, guna menciptakan suasana aman, nyaman, dan khidmat bagi jemaat saat beribadah.

Arahan tersebut merupakan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Kapolres Kutai Timur dan dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polres Kutim baru-baru ini.

Kapolsek Sangkulirang, IPTU Erik Bastian, menjelaskan pengamanan dilakukan melalui kehadiran petugas di titik-titik strategis seperti pintu masuk, area parkir, dan dalam gereja untuk mencegah gangguan dari pihak luar. Langkah ini bertujuan memberikan rasa tenang kepada jemaat serta membangun sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat.

“Pengamanan berlangsung dari sebelum hingga sesudah ibadah. Kami menerapkan pendekatan preventif dan humanis, melibatkan patroli, imbauan kamtibmas, serta koordinasi dengan pengurus gereja untuk memastikan ketertiban dan toleransi antarumat beragama,” ujarnya pada Minggu (07/12/2025).

Hingga saat ini, Polsek Sangkulirang telah melakukan pengamanan di tiga gereja yang sudah melaksanakan ibadah Natal, yaitu Gereja Oikumene Sangkulirang di Jalan Imam Bonjol, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang; Gereja GPDI Bunga Bakung di Jalan Aji Suryanata Kesuma RT 17 Nomor 45, Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang; dan Gereja Kemah Injil Indonesia di Jalan Ahmad Yani, Karangan Hilir RT 12, Kecamatan Karangan.

Kapolsek Sangkulirang menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengurus gereja dan tokoh masyarakat untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru berlangsung aman dan kondusif.

Pengurus gereja, pendeta, dan jemaat yang diwakili Pdt. Andi Dewantara M mengapresiasi kegiatan pengamanan oleh Polsek Sangkulirang. “Kehadiran petugas di tengah jemaat sangat membantu menciptakan rasa aman saat beribadah,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan koordinasi pengamanan ibadah di beberapa gereja di Kecamatan Sangkulirang, turut hadir Forkopimcam, tokoh agama, dan anggota DPRD Kutai Timur sebagai bentuk dukungan masyarakat dalam toleransi beragama. (Erik/Q)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button