AdvertorialKutai Timur

174 Siswa SD Sangsel Ikuti Pesantren Ramadan di Masjid Agung Al-Faruq

KUTAI TIMUR – Sebanyak 174 siswa-siswi sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sangatta Selatan (Sangsel) mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan yang diadakan di Masjid Agung Al-Faruq. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (23/03/2024) dan Minggu (24/03/2024), ini mengusung tema “Puasaku Totalitas, Ramadanku Berkualitas, dan Belajarku Tuntas.” Acara ini diprakarsai oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sangatta Selatan.

 

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyatakan bahwa Bulan Ramadan harus diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk meraih pahala yang melimpah. Ia menekankan pentingnya kegiatan seperti Pesantren Ramadan ini, yang memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan ilmu mereka serta bagi para pendidik untuk menanamkan nilai-nilai iman dan taqwa.

 

“Dengan kegiatan ini, anak-anak diberikan kesempatan untuk meningkatkan ilmunya. Juga kesempatan bagi para pendidik memberikan ilmu tersendiri dalam peningkatan iman dan taqwa,” ujar Ardiansyah di hadapan Perwakilan Kemenag Kutim Mustajib, Korwil Sangsel, pengawas sekolah, kepala SD se-Sangsel, dan siswa-siswi SD.

 

Bupati Ardiansyah juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Pesantren Ramadan ini dapat berlangsung lebih lama dari dua hari yang telah direncanakan, karena anak-anak memiliki kesempatan untuk mendapatkan Lailatul Qadar melalui tidur di masjid dan melaksanakan salat malam. “Mari kita buka Pesantren Ramadan ini dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim,” katanya.

 

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono turut mengapresiasi pelaksanaan Pesantren Ramadan tingkat SD se-Sangsel, terutama karena kegiatan ini disertai dengan malam bina iman dan taqwa di masjid yang sangat megah. “Mudah-mudahan amal ibadah yang kita laksanakan selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT. Terima kasih KKG PAI dan MGMP se-Kecamatan Sangsel yang telah mempersiapkan dan terlaksana dengan baik,” ujarnya.

 

Ketua Panitia Kegiatan, M. Basri, menjelaskan bahwa tujuan dari Pesantren Ramadan ini adalah untuk mengembangkan karakter islami pada anak didik dan memperkenalkan mereka bahwa dunia ini luas, tidak hanya Sangsel. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan salah satu ikon Kota Sangatta, yaitu Masjid Agung Al-Faruq.

 

“Peserta Pesantren Ramadan ini diikuti sebanyak 174 siswa plus 19 pendamping dan 24 Guru PAI dari 14 sekolah se-Kecamatan Sangsel dengan total peserta sebanyak 218 orang,” jelasnya.

 

Ia berharap para peserta dapat memahami bahwa puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melibatkan aktivitas-aktivitas lain seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, zikir, dan silaturahmi, sehingga Ramadan mereka menjadi lebih berkualitas. “Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan di pesantren kilat, merunut kepada materi dan teori PAI di sekolah. Sehingga mereka mendapatkan ketuntasan dalam pembelajaran PAI, karena selama di sini semua yang telah mereka dapatkan di sekolah, akan dipraktikkan secara langsung,” tambahnya.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button