AdvertorialKutai Timur

Tutup Bazar Ramadan dan Pasar Murah di Kutai Timur: Fasilitasi UMKM dan Dukungan Penanggulangan Inflasi

KUTAI TIMUR – Bazar Ramadan dan Pasar Murah yang berlangsung selama lima hari, mulai dari Selasa (26/3/2024) hingga Sabtu (30/3/2024) malam di Lapangan Helipad, Kantor Bupati Kutai Timur, resmi ditutup oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutai Timur, Rizali Hadi, yang mewakili Bupati. Acara penutupan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh, termasuk Dandim 0909/Kutai Timur Letkol Inf Ginanjar, Wakil Ketua II DPRD Arfan Wahyutomo, serta para kepala dinas dan undangan lainnya.(31/03/2024)

Dalam kesempatan tersebut, Seskab Kutai Timur Rizali Hadi membacakan sambutan dari Bupati. Ia menekankan bahwa terselenggaranya Bazar Ramadan dan Pasar Murah ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya bagi warga Sangatta Utara dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama Bulan Ramadan, seperti jajanan dan aneka takjil untuk buka puasa yang merupakan bagian dari tradisi turun-temurun. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa bazar ini juga merupakan upaya Pemerintah Kabupaten dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pasar Murah adalah salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten melalui Tim Penanggulangan Inflasi Daerah untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok, terutama saat bulan puasa,” ujar Rizali.

Bazar ini juga menjadi platform bagi UMKM untuk memperkenalkan produk-produk olahan mereka yang telah melalui proses kurasi. “Proses kurasi ini memastikan bahwa produk olahan UMKM layak dikonsumsi dan dapat bersaing di pasar lokal maupun ekspor,” tambahnya.

Rizali juga menyampaikan bahwa upaya seperti ini diharapkan dapat meningkatkan minat berwirausaha masyarakat serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di sektor riil, yang pada akhirnya akan memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Menengah (Diskop UMKM) Teguh Budi Santoso melaporkan keberhasilan acara ini sebagai hasil dari kolaborasi yang baik antara Diskop UMKM dengan Tim Penanggulangan Inflasi Daerah Pemkab Kutai Timur. Acara ini bertujuan untuk mendukung UMKM dalam memasarkan produk olahan makanan dan kerajinan tangan, serta menyelenggarakan pasar murah sebagai upaya konkret dalam menanggulangi inflasi selama Bulan Ramadan.

“Bazar Ramadan dan Pasar Murah ini melibatkan Tim Penggerak PKK, Darma Wanita, Dekranasda, TPID, Lanal Sangatta, dan 30 UMKM binaan Diskop UMKM. Selama lima hari acara berlangsung, tercatat transaksi mencapai Rp 130 juta,” ungkapnya.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button