DPRD Kutai Timur Dukung Inovasi Sepakbola dengan Sistem Pertandingan Baru

KUTAI TIMUR – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap pengembangan sepakbola di Kutai Timur, anggota DPRD Kutai Timur menunjukkan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif yang diambil oleh Pemkab Kutim. Dukungan tersebut tercermin dalam sambutan positif anggota DPRD terhadap perubahan yang diterapkan dalam Piala Askab 2024 dan rencana pembangunan infrastruktur olahraga yang lebih baik.
Anggota DPRD Kutai Timur, Hepnie Armansyah, menyatakan bahwa pembukaan Piala Askab 2024 adalah langkah strategis untuk memajukan sepakbola di daerah ini. “Kami mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kutim. Ini adalah langkah yang sangat positif dan kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa membawa nama baik Kutai Timur ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Hepnie.
Hepnie menambahkan bahwa DPRD sangat mendukung inisiatif ini dan berharap bahwa dukungan pemerintah dalam bentuk infrastruktur dan sistem pertandingan yang lebih kompetitif akan memberikan dampak signifikan bagi perkembangan sepakbola di daerah.
“Dengan adanya dukungan berupa infrastruktur yang memadai, kami yakin perkembangan sepakbola di Kutai Timur akan semakin pesat,” tambahnya.
Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Yuli Sappang, juga memberikan semangat kepada para peserta Piala Askab. Yuli menekankan pentingnya semangat olahraga dan peningkatan kemampuan atlet. “Semangat olahraga harus terus kita jaga. Dispora akan selalu mendukung upaya kita semua dalam memajukan olahraga di Kutai Timur,” tegas Yuli dalam pernyataannya.
Dalam acara yang sama, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang, mengumumkan bahwa sistem pertandingan Piala Askab tahun depan akan menerapkan format home-away. Setiap klub diwajibkan memiliki stadion kandang sendiri, yang bertujuan untuk meratakan perkembangan sepakbola di seluruh wilayah Kutai Timur.
Kasmidi juga mengungkapkan rencana Pemkab Kutim untuk membangun stadion mini di 18 kecamatan pada tahun depan sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur olahraga. “Kami ingin sepakbola Kutai Timur memiliki standar yang layak. Pembangunan stadion mini ini diharapkan dapat mendukung perkembangan sepakbola sehingga mampu bersaing di tingkat nasional,” jelas Kasmidi.
Prestasi Tim Piala Soeratin U-13 Kutim yang baru saja meraih juara 1 di tingkat nasional juga menjadi perhatian. Kasmidi menyebut prestasi ini sebagai indikasi positif dari pembinaan olahraga yang telah dilakukan. “Ini adalah awal dari perjalanan panjang mereka. Kami optimis beberapa pemain dari tim ini akan melangkah ke tingkat nasional di masa depan,” katanya.
Sebagai penutup, Ketua KONI Kutai Timur, H Rudi Hartono, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan dukungan pemerintah dalam berbagai cabang olahraga. “Dukungan pemerintah ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Mari kita kejar prestasi demi nama baik Kutai Timur di masa depan. KONI Kutim siap membantu dan mendukung setiap cabang olahraga,” tandas Rudi.(Adv-DPRD/Ty)







