Joni Dorong Pemkab Kutim untuk Terus Tingkatkan Prestasi

KUTAI TIMUR — Joni, Ketua DPRD Kutai Timur, menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan di daerahnya. Dalam pernyataannya, Joni mengungkapkan apresiasi terhadap Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang turut menghadiri kegiatan BPK RI di Jakarta, serta menegaskan dukungannya terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Menurut Joni, pengelolaan keuangan yang baik adalah dasar dari pembangunan berkelanjutan. “Kami di DPRD Kutim sangat berkomitmen untuk mendukung inisiatif pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan. Arahan Presiden dan rekomendasi dari BPK akan menjadi pedoman kami dalam melakukan pengawasan dan legislasi,” jelas Joni.
Joni juga menyampaikan harapannya agar Pemkab Kutim terus menjaga akuntabilitas dan transparansi untuk meningkatkan kepercayaan publik. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik untuk menghindari masalah yang dapat mempengaruhi prestasi daerah. “Selamat atas pencapaian yang telah diraih, namun kami berharap agar pencapaian tersebut dapat ditingkatkan di masa mendatang,” ungkap Joni.
Bupati Ardiansyah sebelumnya juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian Kutim dalam tata kelola keuangan. “Kutim sudah menunjukkan tata kelola keuangan yang baik. Pemerintah daerah wajib melaksanakannya untuk menghindari kebocoran dan kesalahan. Fokus kami adalah memantapkan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan,” ujar Ardiansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo juga memberikan arahan terkait penggunaan APBN dan APBD. Presiden menekankan pentingnya penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan yang baik oleh semua pihak. “WTP bukanlah prestasi, tetapi kewajiban kita semua,” ujar Presiden Jokowi.
Ketua BPK, Isma Yatun, menambahkan bahwa BPK berperan penting dalam memastikan keuangan negara digunakan dengan efisien untuk kemakmuran rakyat. “Transformasi dalam pengelolaan keuangan negara melalui LKJPP adalah hal yang sangat penting,” kata Isma Yatun.(Adv-DPRD/Ty)







