AdvertorialKominfoKutai Timur

DP3A Kabupaten Kutai Timur Ajak Semua Pihak Peduli Hak Anak

KUTAI TIMUR, Netizens.id — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Timur, Idham Cholid, mengajak berbagai pihak untuk menyamakan persepsi dalam pemenuhan hak anak. Langkah ini, menurutnya, diperlukan agar tercipta kesepahaman dan tindakan bersama dalam upaya mengurangi kasus kekerasan terhadap anak.(11/11/2024)

Menurut Idham, upaya pemenuhan hak anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi perlu melibatkan semua lapisan masyarakat, lembaga, dan media massa. Ia menyampaikan, “Kita berusaha menyamakan persepsi terkait pemenuhan hak anak, agar ada kesepahaman dan tindakan bersama dari semua pihak. Setiap instansi dan lembaga dapat berkontribusi melalui program-programnya masing-masing untuk mengurangi kasus kekerasan terhadap anak.”Imbuhnya.

Langkah ini dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya adalah memberikan pemahaman mengenai konvensi hak anak kepada masyarakat dan institusi terkait. DP3A berharap setiap pihak dapat menjalankan perannya dalam menangani isu anak tanpa melanggar hak mereka. Media, misalnya, dihimbau untuk memperhatikan aspek-aspek perlindungan anak dalam setiap pemberitaan yang disajikan.

Selain itu, DP3A juga mendorong perusahaan-perusahaan untuk merancang program yang ramah anak dan melibatkan masyarakat dalam sosialisasi hak anak hingga ke seluruh lini kehidupan. Dengan begitu, kata Idham, perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi bisa melibatkan berbagai pihak secara aktif.

“Semuanya memiliki peran masing-masing agar pemenuhan hak anak ini bisa dilakukan bersama-sama, sehingga tercipta kesepahaman,” ujar Idham. “Tujuannya agar semua pihak bergerak, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga masyarakat, perusahaan, dan media,” tambahnya.

DP3A Kabupaten Kutai Timur juga rutin mengadakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan mengenai hak anak di berbagai daerah. Melalui langkah-langkah tersebut, DP3A berharap kasus kekerasan terhadap anak dapat ditekan. “Dengan pemahaman yang baik, kita bisa mengurangi kasus kekerasan terhadap anak di Kutai Timur,” pungkas Idham.(Adv/Kominfo/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button