AdvertorialKominfoKutai Timur

Bupati Kutai Timur Tekankan Apresiasi Guru dan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan

KUTAI TIMUR, Netizens.id  — Dalam peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh setiap 24 November, Bupati Kutai Timur menyoroti pentingnya peran guru dalam membangun generasi penerus bangsa. Ia juga menekankan bahwa tidak ada istilah “mantan guru” dan “mantan murid,” sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa besar para pendidik.

“Guru memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan manusia dan bangsa. Tidak ada mantan guru, begitu juga murid. Sekali menjadi guru, mereka tetap dikenang sebagai pendidik,” ujar Ardiansyah saat di temui oleh awak media, Senin (25/11/2025).

Ia juga mengungkapkan keprihatinan terkait beberapa kasus keselamatan yang melibatkan guru di Indonesia. Meskipun insiden tersebut jarang terjadi, Bupati berharap hal serupa tidak akan terulang di masa depan. “Kita prihatin, meskipun kasus seperti ini jarang, namun kita harap tidak ada lagi kejadian yang mengancam keselamatan para guru,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyoroti perkembangan infrastruktur pendidikan di Kutai Timur, khususnya untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP. Menurutnya, saat ini sekitar 80% ruang kelas di wilayah tersebut sudah dalam kondisi baik. Namun, akses jalan menuju sekolah masih menjadi tantangan besar.

“Kondisi infrastruktur sekolah sudah mencapai 80% bagus, tetapi akses jalan masih perlu banyak peningkatan. Saat ini, jalan dalam kondisi baik baru sekitar 30%,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan aksesibilitas pendidikan, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas lainnya. “Pendidikan adalah kebutuhan dasar masyarakat, dan kami berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur secara bertahap. Ini bukan sekadar program, tetapi kewajiban,” tegas Bupati.

Dengan berbagai tantangan geografis di Kutai Timur, Bupati berharap dalam lima tahun ke depan, seluruh akses ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut dapat diperbaiki. “Kami akan terus berusaha, meskipun wilayah kita luas, namun pendidikan tetap menjadi prioritas,” pungkasnya. (Adv-Kominfo/Ty)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button