Pemkab Kutai Timur Berkomitmen Kreatif dan Cermat dalam Mengelola Pendapatan Daerah

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan komitmennya untuk lebih kreatif dan cermat dalam mengelola sumber-sumber pendapatan daerah. Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten III Pemkab Kutim, Sudirman Latif, dalam Rapat Paripurna ke-21 DPRD Kutai Timur yang membahas tanggapan pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.
Pandangan Fraksi Persatuan Pembangunan yang menyoroti pentingnya pengelolaan pendapatan daerah mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah. Dalam tanggapannya, Sudirman menyebutkan bahwa kemandirian fiskal menjadi cita-cita bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kutai Timur. “Kemandirian fiskal bukan hanya sebuah target, tetapi juga kebutuhan mendesak agar Kutai Timur mampu mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Lebih lanjut, pemerintah berencana untuk menggali potensi daerah secara lebih efektif, termasuk potensi dari sektor-sektor yang selama ini belum tergarap secara optimal. “Kami akan mendorong inovasi dalam pengelolaan pajak daerah, retribusi, dan sumber pendapatan asli daerah lainnya. Dengan cara ini, Kutai Timur dapat membangun ketahanan fiskal yang lebih baik,” tambahnya.
Selain menggali potensi pendapatan, Pemkab Kutim juga menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan yang cepat dan tepat sasaran. Hal ini sesuai dengan harapan Fraksi Persatuan Pembangunan agar pemerintah tidak hanya fokus pada perencanaan tetapi juga pada implementasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Kecepatan dan kecermatan adalah kunci dalam menjalankan program pembangunan agar target-target daerah dapat tercapai,” jelas Sudirman.
Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kutai Timur ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam memaksimalkan anggaran daerah. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp11,15 triliun untuk tahun 2025, Pemkab Kutim bertekad memanfaatkan anggaran tersebut secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penutup, pemerintah mengajak semua pihak, termasuk DPRD, untuk bersama-sama mengawal pengelolaan anggaran agar transparan dan akuntabel. “Kami berharap, kerja sama yang solid ini dapat membawa perubahan nyata bagi pembangunan Kutai Timur,” pungkas Sudirman.(Adv-DPRD/Ty)







