Koordinasi Gugus Tugas KLA di Kutai Timur Berjalan Optimal

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Kutai Timur terus berupaya meningkatkan peringkatnya dalam penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari level Madya ke Nindya. Salah satu kunci keberhasilannya adalah koordinasi yang solid antarinstansi melalui Gugus Tugas KLA, yang rutin mengadakan rapat untuk memastikan program berjalan sesuai indikator.
Rita, Kepala Bidang PHA Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur, menjelaskan bahwa Gugus Tugas KLA melibatkan berbagai instansi terkait. “Kami setiap tahun mengadakan tiga kali rapat koordinasi terkait KLA. Rapat ini diadakan sebelum dan setelah penilaian KLA untuk mengevaluasi dan merumuskan langkah ke depan,” ujarnya.
Melalui Gugus Tugas KLA, DP3A juga mengadopsi pendekatan jemput bola untuk memastikan data dari setiap instansi lengkap. Rita menjelaskan, “Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Pertanyaannya akan kami lempar ke dinas terkait, kemudian kami jemput bola untuk mendapatkan data dan informasi. Setelah itu, kami sampaikan kembali kepada instansi untuk perbaikan.”
Dalam pengumpulan data, Kutai Timur sudah mulai beralih ke sistem digital. Menurut Rita, pelatihan terkait penginputan data juga telah diberikan kepada anggota Gugus Tugas KLA. “Semuanya sekarang berbasis online. Kami sudah melatih para anggota Gugus Tugas KLA agar dapat menginput data secara digital, sehingga prosesnya lebih efisien dan terintegrasi,” jelasnya.
Selain itu, komunikasi antara DP3A dan instansi lain dalam Gugus Tugas KLA disebut telah terjalin dengan baik. Hal ini memberikan kontribusi positif dalam pencapaian indikator KLA. “Alhamdulillah, komunikasinya selama ini berjalan baik. Setiap instansi berkomitmen mendukung program KLA dengan memberikan data dan melaksanakan peran masing-masing,” kata Rita.
Harapan besar disematkan pada kinerja Gugus Tugas KLA untuk mendorong peringkat KLA Kutai Timur naik menjadi Nindya pada tahun depan. Dengan koordinasi yang solid dan sistem pelaporan yang sudah terintegrasi secara digital, Kutai Timur optimistis mampu mewujudkan lingkungan yang lebih ramah anak di semua sektor. (Adv-Kominfo/Ty)







