Mulyono: Meningkatkan Pendidikan dan Kebudayaan di Kutai Timur

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, menekankan pentingnya peran pendidikan dan kebudayaan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kedua aspek tersebut saling terkait dan menjadi pondasi bagi kemajuan masyarakat. Dalam wawancara terbarunya, Mulyono mengungkapkan berbagai program yang telah dan sedang dijalankan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur guna memperbaiki kualitas pendidikan serta melestarikan kebudayaan lokal.
“Sekolah-sekolah negeri di Kutai Timur harus memastikan kualitas pendidikan yang baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam memastikan tidak ada sekolah yang melanggar aturan. Jika ada, masyarakat bisa langsung melapor ke saya,” tegas Mulyono. Menurutnya, transparansi dan keterbukaan menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas.
Mulyono juga mengungkapkan, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pembelajaran, Pemda Kutai Timur telah mengirimkan 197 guru untuk mengikuti program S2 inklusi di Universitas Negeri Jakarta. Program ini bertujuan agar para guru dapat menangani anak-anak dengan kebutuhan khusus di sekolah umum. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan pendidikan yang layak. Guru-guru kami dilatih untuk menangani kebutuhan tersebut dengan lebih baik,” ujar Mulyono.
Selain pendidikan, kebudayaan juga mendapatkan perhatian serius. Mulyono menjelaskan, dalam rangka memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Kutai Timur, telah dilaksanakan berbagai acara budaya seperti Kirab Budaya, Festival Magic Land, dan Pesta Rakyat Adat Nusantara. “Kegiatan ini tidak hanya untuk merayakan budaya, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya kita,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Mulyono juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi dalam pendidikan. Dengan dipasangnya 191 titik internet gratis di sekolah-sekolah negeri di daerah tersebut, ia berharap pembelajaran digital dapat diakses oleh semua siswa. “Kami ingin membawa pendidikan Kutai Timur menuju era digital. Internet gratis di sekolah-sekolah adalah langkah awal untuk mewujudkan itu,” jelasnya.
Harapannya, masyarakat Kutai Timur bisa bersama-sama memberikan dukungan terbaik untuk pendidikan dan kebudayaan daerah. “Mari kita bersinergi, memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Pendidikan adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik,” kata Mulyono menutup wawancaranya. (Adv-Kominfo/Ty)







