Dispora Kaltim Gelar Kejuaraan Piala Gubernur untuk Temukan Bakat Sepak Bola U13 dan U15

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat pengembangan atlet muda melalui berbagai program kompetisi dan pembinaan terstruktur. Program-program ini mencakup berbagai cabang olahraga, seperti voli, basket, pencak silat, taekwondo, serta sepak bola, dengan tujuan jangka panjang untuk mempersiapkan generasi atlet yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.
Plh Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menjelaskan bahwa regenerasi atlet muda sangat diperlukan untuk menggantikan atlet senior yang kini mulai menua. Kaltim harus segera mempersiapkan bibit-bibit unggul yang akan menjadi penerus prestasi olahraga daerah. “Pembinaan atlet muda ini sangat penting, mengingat atlet senior yang ada sudah semakin terbatas. Hanya sekitar 20 persen dari atlet senior yang masih memenuhi syarat untuk berkompetisi,” kata Sri Wartini. “Oleh karena itu, kami melakukan pembibitan atlet di berbagai cabang olahraga untuk memastikan Kaltim tetap memiliki atlet berprestasi.”
Salah satu upaya Dispora Kaltim dalam menemukan atlet potensial adalah dengan menggelar kompetisi-kompetisi, seperti Kejuaraan Sepak Bola U13 dan U15 Piala Gubernur 2024, yang menjadi ajang seleksi untuk mencari atlet terbaik. Selain itu, kompetisi-kompetisi lain yang sedang berlangsung, seperti kejuaraan voli, basket, dan pencak silat, juga memberikan peluang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Melalui kompetisi-kompetisi ini, kami berharap banyak atlet muda yang bisa kami temukan dan bina untuk mewakili Kaltim di ajang-ajang lebih besar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sri. “Selain itu, kami juga berupaya memastikan para atlet ini mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan, sehingga mereka siap menghadapi tantangan yang lebih besar.”
Dengan berfokus pada pembinaan dan pengembangan atlet muda, DisporaKaltim berharap dapat menciptakan ekosistem olahraga yang lebih maju di daerah ini. Menurut Sri, penting bagi pemerintah, pelatih, dan masyarakat untuk saling mendukung dalam mewujudkan potensi atlet muda agar mereka bisa berprestasi lebih tinggi. “Kami ingin melihat lebih banyak atlet muda dari Kaltim yang bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. Untuk itu, dukungan dari semua pihak sangat diperlukan,” tambahnya. “Kompetisi ini juga memberi kesempatan bagi pelatih dan klub untuk menemukan bakat-bakat baru yang nantinya akan membawa nama Kaltim lebih dikenal di dunia olahraga.”
Ke depan, Dispora Kaltim juga berencana untuk menambah lebih banyak cabang olahraga yang akan dimasukkan dalam program pembinaan ini. Dengan berbagai kegiatan yang terus digelar, diharapkan semakin banyak atlet muda yang dapat mengembangkan potensi mereka dan mencapai prestasi gemilang di kancah olahraga. “Keberhasilan kami dalam pembinaan atlet muda ini akan menjadi indikator kemajuan olahraga di Kaltim,” tegas Sri. “Jika kami bisa menghasilkan atlet yang berprestasi dan siap bersaing di ajang bergengsi, maka ini akan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kaltim.







