PERAK Nilai Sikap DPRD Kutim Terkait Mutasi Pejabat Terlalu Berlebihan
KUTAI TIMUR, Netizens.id – Polemik mutasi pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuai perhatian dari Pergerakan Rakyat Kutai Timur (PERAK). Organisasi ini menilai sikap sebagian anggota DPRD Kutim yang menyebut mutasi mengganggu agenda dewan sebagai alasan yang berlebihan.
Koordinator PERAK, Saharuddin, menegaskan bahwa mutasi merupakan hal wajar dalam birokrasi. Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan untuk penyegaran, peningkatan kinerja, serta membuka ruang pengembangan karir aparatur sipil negara (ASN).
“Mutasi itu hal yang lumrah dalam pemerintahan. Tujuannya jelas, yaitu penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja. Kalau kemudian ada yang beranggapan mutasi ini menghambat kerja dewan, menurut saya itu alasan yang terlalu berlebihan,” ujar Saharuddin, Selasa (26/8/2025).
Saharuddin menyampaikan pernyataan ini menanggapi pandangan sejumlah anggota DPRD Kutim yang menilai mutasi pada 22 Agustus lalu berdampak pada tertundanya beberapa agenda penting, termasuk pembahasan dua rancangan peraturan daerah dan kegiatan reses. Ia menilai, hal tersebut justru menunjukkan kelemahan internal DPRD, bukan semata akibat rotasi jabatan.
“Sekwan lama atau baru seharusnya tetap bisa bekerja sesuai aturan. Jika agenda DPRD tersendat hanya karena pergantian pejabat, itu lebih menunjukkan adanya masalah internal,” tambahnya.
Meski mendukung kebijakan mutasi yang dilakukan Bupati Kutim, PERAK menekankan pentingnya seleksi ketat dalam penempatan pejabat, terutama pada posisi strategis seperti Sekretaris DPRD (Sekwan).
“Sekwan memiliki peran vital sebagai penghubung antara eksekutif dan legislatif. Karena itu, pejabat yang ditempatkan harus memiliki kapasitas dan kemampuan komunikasi yang baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Saharuddin mengingatkan DPRD untuk tidak larut dalam polemik politik yang tidak produktif. Menurutnya, masyarakat Kutim membutuhkan kerja nyata dari pemerintah maupun DPRD, bukan saling menyalahkan.
“Mutasi sudah sesuai aturan. Saatnya semua pihak fokus bekerja demi mewujudkan pembangunan dan visi menjadikan Kutim Hebat,” pungkasnya.(Ty)







