Akhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat 2025-2030
CIKARANG, Netizens.id — Kongres Persatuan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) tahun 2025 yang secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI Nezar Patria mengalami kendala cukup serius dalam Pembahasan Tata Tertib. Rapat Pleno II yang dimulai pada pukul 13.30 WIB, Sabtu (30/9/2025) dan baru selesai pada pukul 15.35 WIB.
Dalam pembahasan tersebut muncul permasalahan dari PWI Kepulauan Riau yang hanya memiliki 1 suara, namun hadir dua kelompok kepengurusan Kongres PWI Bandung dan KLB. Ketua Sidang langsung memberikan mediasi bahwa pemilik suara.
Hal serupa terjadi pada PWI Kalimantan Utara dimana ada dua pihak yang hadir, satu pihak datang dengan surat mandat, dan ketua PWI Kaltara Nikko juga hadir. Pimpinan sidang menetapkan yang memiliki hak memberikan suara adalah Ketua PWI Kaltara, bukan berdasarkan surat mandat.
Sidang pemilihan ketua dipimpin oleh Hudono dengan anggota Marsal Abadi dan Lutfi Hakim, dari hasil voting 39 PWI Provinsi ditambah PWI Surakarta total suara yang diperebutkan adalah 87 suara.
Satu demi satu pemegang suara dari setiap PWI Provinsi maju untuk memilih ketua umum dan ketua Dewan Kehormatan yang dijalankan pada pukul 17.45 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Untuk PWI Kaltim, voting dilaksanakan oleh Abdurrahman Amin, Ketua PWI Kaltim.
Setelah penghitungan suara, Hudono selaku pimpinan Sidang Pleno II, mengumumkan hasil yang diperoleh dari voting dengan total suara 87, untuk pemilihan Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir memperoleh 52, dan Hendry Chairudin Bangun memperoleh 35 suara.
Sementara untuk ketua Dewan Kehormatan dari total 87 suara diperoleh Atal S. Depari 44 suara, sedangkan Sihono HT mendapatkan 42 suara, dan suara rusak 1.
“Dengan demikian ketua umum PWI terpilih Akhmad Munir dan Ketua Dewan Kehormatan terpilih Atal S. Depari masa Bhakti 2025-2030. Selambat-lambatnya 30 hari untuk menyusun kelengkapan pengurus,” tutup Hudono.(mn)







