Operasi Polresta Samarinda Amankan 27 Bom Molotov dari Mahasiswa Unmul

SAMARINDA – Polresta Samarinda melakukan penangkapan terhadap 22 mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) dalam operasi rahasia di Jalan Banggeris, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Senin dinihari (1/9/2025). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita 27 bom molotov yang sudah dalam kondisi siap pakai beserta berbagai bahan pembuatannya.
Kombes Pol Hendri Umar selaku Kapolresta Samarinda menerangkan bahwa operasi penangkapan ini dijalankan berdasarkan hasil informasi intelijen dan koordinasi dengan berbagai unsur keamanan, termasuk pihak kampus Unmul.
“Mereka ini diduga tengah mempersiapkan bom molotov untuk aksi di Kantor DPRD Kaltim hari ini,” papar Hendri dalam konferensi pers di Aula Rupatama Mapolresta Samarinda, Senin pagi (1/9/2025) sebagaimana dilansir jurnalborneo.
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 27 botol berisi cairan diduga pertalite, kain perca, jeriken berisi bahan bakar, serta gunting.
“Kami sudah membuat laporan polisi sejak tadi malam. Saat ini Satreskrim masih melakukan penyelidikan mendalam,” jelasnya.
Dari total 22 mahasiswa yang ditangkap, empat orang berinisial MZ alias F, MH alias R, MAG alias A, dan AF sedang menjalani pemeriksaan intensif karena diduga memiliki keterlibatan langsung dalam proses pembuatan molotov. Sementara itu, 18 orang sisanya masih berstatus saksi karena berada di sekitar sekretariat FKIP Unmul ketika operasi penggerebekan dilaksanakan.
“Jika hasil pemeriksaan tidak mengarah ke keterlibatan, mereka akan dipulangkan pada siang hari ini,” tutup Hendri.(*/mn)







