Bupati Kutim dan Dirut Perumdam Tinjau Sumber Air Baku di Void PT Indominco Mandiri

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman bersama Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan, melakukan kunjungan kerja ke lokasi void milik PT Indominco Mandiri (PT IMM) di wilayah Bontang, Kamis (8/9/2025).
Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, menyampaikan bahwa pemanfaatan air dari void PT IMM merupakan langkah inovatif dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, program ini menjadi solusi strategis untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah yang selama ini mengalami kesulitan sumber air, seperti di Kecamatan Teluk Pandan.
“Pemanfaatan air dari void merupakan terobosan tersendiri. Perumdam siap mendukung program ini, dan melalui integrasi dengan SPAM Regional, diharapkan jangkauan pelayanan air bersih semakin luas,” ujar Suparjan.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah daerah sejak 2023 telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait pembangunan SPAM Regional. Dalam kerja sama tersebut, sumber air baku berasal dari void PT IMM dan akan diolah oleh pihak provinsi.
“Untuk Kutim sendiri, air baku ini akan dialirkan ke Kecamatan Teluk Pandan dan sekitarnya. Sedangkan Kota Bontang memerlukan pasokan lebih banyak karena sumber air tanah yang tersedia terbatas,” terang Ardiansyah.
Bupati juga menuturkan, jaringan pipa pendukung telah disiapkan sejak beberapa waktu lalu. Di antaranya, jalur pipa dari Desa Suka Rahmat hingga Teluk Pandan, yang saat ini hampir rampung seluruhnya. Ia pun meminta Perumdam agar menyiapkan langkah teknis penyambungan pipa ke rumah-rumah warga.
“Jaringan di Desa Suka Rahmat sudah hampir 100 persen selesai. Begitu juga jaringan pipa di Teluk Pandan. Tinggal menunggu hasil survei untuk sambungan pipa di gang-gang kecil. Saya minta Perumdam segera mempersiapkan hal tersebut,” tegasnya.
Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada PT Indominco Mandiri atas dukungan dalam penyediaan air baku. Berdasarkan keterangan pihak perusahaan, sumber air dari void tersebut ditargetkan siap beroperasi pada Desember 2025.
“Progres pekerjaan terlihat maksimal. Termasuk pembangunan bak penampungan yang rencananya akan disambungkan pada Oktober mendatang,” tambahnya.(*)







