Advertorial

Akses Jalan Muara Ancalong Masih Terkendala Banjir, Camat Harun Harap Dukungan Pemerintah dan Perusahaan

KUTAI TIMUR, Netizens.id – Permasalahan infrastruktur masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat di Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur. Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, mengungkapkan bahwa banjir menjadi kendala terbesar yang memutus akses antar desa dan kecamatan setiap musim hujan tiba.

Menurut Harun, kondisi geografis wilayahnya yang berada di pertemuan dua sungai besar dari Sungai Wahau dan Sungai Kelinjau dari Busang  membuat kawasan tersebut rawan genangan. Setiap hujan deras turun, air dari dua aliran sungai besar itu meluap dan menggenangi jalan poros utama. Akibatnya, masyarakat kerap terpaksa menggunakan perahu atau ketinting untuk melintasi wilayah yang tergenang air.

Untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah kecamatan kini memfokuskan pembangunan peningkatan badan jalan sepanjang empat kilometer dari kilo 1 hingga kilo 4. Proyek tersebut diharapkan menjadi solusi agar warga tetap dapat melintas melalui jalur darat meskipun air sungai naik. “Kalau air naik, masyarakat tidak perlu lagi menggunakan ketinting. Jalan ini harus bisa tetap dilalui,” ujar Harun, Kamis (13/11/2025).

Ia juga menyampaikan harapan agar upaya peningkatan infrastruktur di Muara Ancalong mendapat dukungan lebih luas, baik dari pemerintah kabupaten maupun perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut. “Akses ini bukan hanya digunakan masyarakat, tetapi juga perusahaan. Karena itu, kami berharap ada sinergi dan bantuan alat maupun material untuk mempercepat penyelesaian jalan,” tambahnya.

Selain pembangunan jalan kilo 1 sampai kilo 4, Harun menargetkan agar perbaikan jalan poros bisa dilanjutkan hingga kilo 14. Ia optimistis, dengan dukungan semua pihak, akses transportasi di Muara Ancalong dapat semakin baik dan masyarakat tidak lagi terisolasi saat banjir datang. (Adv/Kominfo)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button