AdvertorialKominfo

Dishub Kutim Anggarkan Sekitar Rp8 Miliar untuk Proyek Penerangan Jalan Umum di Dua Lokasi

KUTAI TIMUR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur menganggarkan sekitar Rp8 miliar untuk proyek pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) tahun anggaran 2026. Proyek ini terbagi dalam dua paket kegiatan dengan dua lokasi berbeda, yakni akses menuju Pelabuhan Kenyamukan di Sangatta Utara dan wilayah Kecamatan Kaliorang.

Sekretaris Dishub Kutim, Masrianto Suriansyah, menjelaskan bahwa fokus utama pembangunan PJU tahun ini adalah penyambungan penerangan menuju kawasan Pelabuhan Kenyamukan, sebagai bagian dari persiapan menjelang operasional pelabuhan pada 2028. “Untuk PJU kita ada dua kegiatan. Yang pertama ini fokus penyambungan ke pelabuhan untuk persiapan rampung operasional nanti ke depan, dan lokus satunya ada di Kecamatan Kaliorang,” ujarnya dalam wawancara dengan media ini di ruang kerjanya.

Meski proyek berjalan, Masrianto mengaku belum hafal secara pasti jumlah titik PJU yang akan dibangun di masing-masing lokasi. Ihwal anggaran, ia menyebut kisaran total sekitar Rp8 miliar, meski detail rinciannya masih perlu dicek kembali melalui Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Selain proyek baru, lanjutnya, Dishub Kutim tengah menghadapi tantangan besar terkait pengelolaan PJU eksisting di seluruh Kutai Timur. Kewenangan pengelolaan PJU baru dilimpahkan ke Dishub oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pada 2025 dan berlanjut ke 2026, setelah sebelumnya PJU dibangun secara terpisah oleh berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Kami harus melakukan survei kembali titik-titik lokasi seluruh PJU yang diserahkan kepada Dishub itu di mana saja secara real dan kondisinya seperti apa,” kata Masrianto.

Sebagai tindak lanjut, Dishub Kutim tahun ini berencana melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap marka jalan sekaligus kondisi seluruh PJU yang ada. Hasil inventarisasi ini akan menjadi pedoman perbaikan kebutuhan sarana jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah ke depan.

Masrianto turut mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum tersebut, mengingat PJU dan sarana jalan lainnya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga demi kenyamanan serta keamanan lalu lintas di Kutai Timur.

“Kami harap masyarakat dapat turut membantu menjaga fasilitas PJU yang sudah ada,” tutupnya. (Adv-kominfo/Q)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button