Bupati Kubar FX Yapan Pimpin Apel Simulasi Sispamkota

KUTAI BARAT – Bupati Kabupaten Kutai Barat FX Yapan didampingi wakil bupati Kabupaten Mahakam Ulu Yohanes Avun memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dalam rangka Simulasi Pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2024. Selasa, (26/9/2023).
Bertempat dilapangan Alun – Alun Itho, Jalan Perkantoran Pemkab Kutai Barat Kecamatan Barong Tongkok. Apel gelar pasukan juga dihadiri oleh Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman Kapolres Mahakam Ulu AKBP Anthony Rybok, Forkopimda Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan setiap partai peserta pemilu ,LSM serta PJU Polres Kutai Barat dan Mahakam Ulu, Bawaslu dan KPU.
Adapun tujuan dari apel gelar pasukan itu dalam rangka simulasi pengamanan pemilu serentak ini adalah sebagai bentuk kesiapan kepolisian dalam menanggulangi ancaman dan gangguan Kamtibmas terutama menghadapi Pemilu serentak yang akan dilaksanakan.pada tahun 2024 mendatang serta menyukseskan Pemilu legislatif Serentak 2024.
Bupati Kutai Barat FX Yapan dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilanjutkan dengan simulasi pengamanan pemilu serentak ini dimaksudkan untuk mengecek sejauh mana kesiapan personel dan satuan serta dukungan sarana prasarana yang dimiliki Polres Kutai Barat beserta jajaran.
“Kegiatan ini dilakukan guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian dan sinergitas antara TNI-Polri dan instansi terkait lainnya dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.”ujar Bupati Yapan kepada awak media yang hadir. Rabu,(27/09/2023).
Kapolres Kutai Barat AKBP Heri Rusyaman menambahkan, bahwa kegiatan apel grlar pasukan tersebut dilaksanakan dalam rangka menjamin stabilitas kamtibmas selama berlangsungnya Pemilu Serentak Tahun 2024.
“Nantinya Polres Kutai Barat akan menggelar operasi Kepolisian terpusat yang mengedepankan preemtif dan preventif serta penegakkan hukum. Diakhir wawancara, Kapolres Kutai Barat kembali menegaskan, bahwa TNI-Polri siap mengamankan Pemilu Serentak 2024.”ujarnya.
Kapolres juga menambahkan bahwa apel gelar pasukan tersebut dilanjutkan dengan simulasi pengamanan pemilu dimana diasumsikan bahwa terjadinya situasi kontijensi antar pendukung paslon.
“Personel Polres Kutai Barat dan Brimob Polda Kaltim dalam simulasi tersebut memperlihatkan cara dan tindakan yang diambil untuk menguasai situasi serta mengamankan seluruh aset dan anggota KPU Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu dengan selamat dan mengamankan beberapa oknum yang diduga sebagai provokator.”katanya.
AKBP Heri Rusyaman juga menyebutkan bahwa apel gelar pasukan dan simulasi sispamkota ini digabung menjadi satu yakni Polres Kutai Barat dengan jumlah 200 personil,Polres Mahakam Ulu 35 personil,Kodim 0912 Kutai Barat 30 personil dan Polisi Pamong Praja 20 personil.”pungkasnya(Taufiq/Q).







