AdvertorialDPRD

DPRD Kutim: Partisipasi Perempuan dalam Politik Harus Ditingkatkan

KUTAI TIMUR – Partisipasi perempuan dalam politik semakin mendapat perhatian dari berbagai partai politik. Saat ini, sudah banyak perempuan yang menjadi pengurus parpol, sehingga partisipasi perempuan dalam politik telah meningkat dengan signifikan. Namun, agar peran perempuan dalam politik dapat lebih maksimal, peningkatan partisipasi dalam pencalonan legislatif sangat penting untuk didukung.

“Meskipun perempuan telah memiliki peran dalam struktur partai, jika tidak ada peningkatan dalam pencalonan legislatif, peran mereka masih belum lengkap. Oleh karena itu, partisipasi perempuan dalam pencalonan legislatif perlu ditingkatkan,” ungkap Muhammad Ali, Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, dalam pembicaraan mengenai peran perempuan dalam politik.

Menurut Ali, dengan meningkatnya peran perempuan dalam pencalonan legislatif, mereka juga turut mendukung demokrasi. KPU telah menetapkan persyaratan 30% partisipasi perempuan dalam politik, dan hal ini dianggap sebagai sinyal positif bagi perempuan Indonesia untuk berkompetisi dalam kancah politik, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami berharap agar banyak perempuan yang maju dalam pemilihan legislatif di Kutai Timur pada Tahun 2024 mendatang,” harap Ali.

Ali juga menjelaskan bahwa melalui peningkatan peran dan partisipasi perempuan dalam politik, mereka juga dapat menjadi tokoh penting dalam pembangunan dan berperan aktif dalam meningkatkan kemajuan negara.

Terkait hal ini, banyak tokoh perempuan saat ini yang telah membuktikan eksistensinya dan kepiawaiannya dalam dunia politik serta memberikan kontribusi dalam kemajuan bangsa.

“Salah satunya adalah Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan, yang sebelumnya berkarir politik sebagai Anggota DPR. Ia merupakan salah satu kader politik terbaik dari kalangan perempuan,” jelas Ali dengan tegas. (Adv/DPRD)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button