PWI Kutim Periode 2023-2026: Mengukuhkan Komitmen di Tahun Kabisat

KUTAI TIMUR – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2023-2026 baru saja dilantik oleh Plt Ketua PWI Kaltim, Achmad Sahab, di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Kamis pagi. Organisasi profesi wartawan yang diketuai oleh Wardi ini dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) PWI Pusat Nomor 159/PKU/PP-PWI/2023 dan SK PWI Kaltim Nomor 32/PWI-KT/KEP/XII/2023. Uniknya, pelantikan ini bertepatan dengan tahun kabisat yang hanya terjadi setiap empat tahun sekali, pada tanggal 29 Februari. Acara ini disaksikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Asisten III Administrasi Umum Sudirman Latif, perangkat daerah, perwakilan Forkopimda, hingga perusahaan-perusahaan yang hadir.(29/02/2023)
Ketua PWI Kutim, Wardi, menegaskan bahwa setelah terpilih dan diberi amanah untuk memimpin organisasi PWI melalui konferensi cabang (Konfercab) beberapa waktu lalu, ia bersama jajaran anggota siap menjunjung tinggi profesionalisme insan pers Kutim, terutama dalam menyajikan informasi yang akurat.
“Ini periode ketiga kepengurusan PWI Kutim, yang terbaru dilantik untuk periode 2023-2026. Sebelumnya, PWI Kutim berdiri pada tahun 2017 dan dilantik pada periode 2017-2020 yang diketuai oleh Joni Sapan, kemudian dilanjutkan dengan kepengurusan periode 2020-2023 dengan ketua Ibnu Djuraid,” jelasnya.
Hingga kini, PWI tetap menjadi organisasi resmi profesi wartawan tertua yang statusnya diakui sebagai konstituen Dewan Pers. PWI juga konsisten dalam menjaga kredibilitas pemberitaan sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, terutama dalam menangkal berita bohong atau hoaks.
Pria berambut putih yang baru-baru ini menerima Anugerah Tokoh Pers dari Pemprov Kaltim atas konsistensinya dalam mengawal informasi pemberitaan di Kaltim ini menambahkan bahwa PWI Kutim diisi oleh anggota wartawan yang harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik (KEJ), sehingga pemberitaannya terarah dan berimbang.
“Ini sudah menjadi keharusan karena anggota PWI Kutim terikat dengan KEJ. Saat ini, total wartawan yang tergabung dalam PWI Kutim berjumlah sekitar 39 orang. Ada 4 orang anggota yang berstatus lulusan uji kompetensi wartawan (UKW) jenjang utama, 9 orang lulusan UKW jenjang madya, dan 10 orang lulusan UKW jenjang muda. Untuk status keanggotaan PWI, ada dua kategori: anggota biasa berjumlah 12 orang dan anggota muda sekitar 27 orang,” jelasnya.
Wardi juga menegaskan bahwa ia bersama jajaran kepengurusan siap bersinergi dengan seluruh pemangku kebijakan di Kutim, terutama Pemkab Kutim, Polres Kutim, Kodim 0909/KTM, Lanal Sangatta, Kejaksaan Negeri Kutim, perangkat daerah terkait, serta stakeholder dan perusahaan.
Sementara itu, Plt Ketua PWI Kaltim Achmad Sahab mengungkapkan bahwa menjadi anggota PWI tidaklah mudah, karena harus memenuhi beberapa persyaratan, terutama harus menjadi anggota muda dan biasa serta harus lulus UKW.
“Jadi memang yang benar-benar wartawan kompeten yang bekerja sehari-hari dalam pemberitaan. Seperti menulis dan memotret dalam dunia pemberitaan. Jadi tidak boleh ada wartawan gadungan yang mengatasnamakan PWI,” tegasnya.
Sahab menambahkan bahwa PWI adalah organisasi kewartawanan yang sangat profesional, karena mengedepankan nilai-nilai jurnalistik sesuai marwah pers. PWI merupakan bagian dari organisasi resmi konstituen Dewan Pers selain Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI).
“Kehadiran organisasi ini sepakat untuk konsisten memfilter berita hoaks dan menjaga kemapanan PWI yang sudah teruji,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa PWI bukanlah organisasi yang mencari keuntungan atau waralaba, melainkan tempat naungan bagi seluruh wartawan dalam berkarya menghasilkan produk jurnalistik sesuai KEJ.
“Ini memang menjadi suatu keniscayaan dalam cara kerja kewartawanan yang profesional dan menjunjung tinggi KEJ. Saya ucapkan selamat bekerja untuk kepengurusan baru PWI Kutim periode 2023-2026,” tutupnya.
Untuk diketahui, kegiatan pelantikan PWI Kutim ini didukung oleh Pemkab Kutim, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Ganda Alam Makmur (GAM), PT Indexim, PT Indominco Mandiri (IMM), hingga Pertamina EP Sangatta Field.(Adv)







