RKPD 2025 Kutai Timur Dorong Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Kasmidi Bulang, di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.(05/03/2024)
“Alhamdulillah kita ucapkan, karena kita mampu melewati hajatan besar Pemilu Serentak 2024 dengan baik, walaupun penuh dengan dinamika yang kita sama-sama rasakan. Ini dapat kita capai dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat hukum, dan masyarakat yang tetap menjaga kondusifitas di tengah-tengah masyarakat. Pilihan kita bisa beda, namun komitmen kita bersama dalam mewujudkan ‘Kutai Timur Sejahtera untuk Semua’ tetap terjaga,” ucap Kasmidi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada tahun 2023, berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutim mencapai 7,71 persen, melampaui laju pertumbuhan tahun sebelumnya yang hanya 7,20 persen.
“Pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi ini merupakan prestasi tersendiri bagi Kutim. Namun ini seharusnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Kutim melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga dan pendapatan,” tambahnya.
RKPD tahun 2025 menetapkan tema pembangunan “Pemantapan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat untuk Mendukung Daya Saing Daerah”. Tema ini mengamanatkan kepada pemerintah untuk menetapkan arah dan kebijakan pembangunan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Terakhir, Kasmidi meminta kepada seluruh peserta untuk memberikan masukan positif dan konstruktif. Ia juga mengajak Perangkat Daerah untuk menjabarkan seluruh target Pemkab Kutim tahun 2025 dalam Rencana Kerja (RENJA) PD dengan menyusun sasaran, program prioritas, dan indikator kinerja yang terukur serta data yang relevan untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU) kepala daerah.
“Tahun 2025, Kutim menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,10 persen, yang masih di bawah target Provinsi Kaltim sekitar 7,2 persen. Namun, berdasarkan capaian pertumbuhan ekonomi 2023, kita berharap dapat melampaui target yang ditetapkan Provinsi Kaltim,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Kegiatan, Marhadin, menjelaskan bahwa penyusunan Rancangan Awal RKPD Kutim 2025 adalah implementasi dari RPJMD Kabupaten Kutim 2021-2026, yang memperhatikan dinamika pembangunan, isu strategis, permasalahan pembangunan, capaian kinerja tahun sebelumnya, dan kemampuan keuangan daerah.
“Peserta kegiatan ini terdiri dari unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kutim, seluruh Perangkat Daerah sampai tingkat kecamatan, serta lembaga atau organisasi yang kami anggap berkepentingan dalam penyusunan Rancangan Awal RKPD ini,” jelas Marhadin.(Adv)







