Advertorial

Komitmen ASKB dalam RKPD Kutim 2025: Fokus pada Tujuh Program Prioritas

KUTAI TIMUR – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Noviari Noor, mengungkapkan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kutim 2025 didasarkan pada tujuh komitmen program prioritas kepala daerah di bawah kepemimpinan ASKB (Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang) untuk periode 2021-2026.

“Program prioritas tersebut antara lain meliputi infrastruktur, ekonomi, pendidikan, sosial dan kependudukan, kesehatan, pertanian dan nelayan, serta pariwisata dan kebudayaan,” ujar Noviari kepada media belum lama ini.(04/04/2024)

Noviari melanjutkan, sebagian besar dari program prioritas ASKB telah dilaksanakan dan diselesaikan. Contohnya seperti pemberian bantuan Rp 50 juta per RT, penciptaan lapangan kerja, dukungan untuk usaha kecil, serta pelatihan keterampilan.

“Dalam bidang infrastruktur, kami telah melakukan perbaikan dan peningkatan gang dan jalan antar kecamatan. Kami juga telah meningkatkan akses air bersih, listrik, serta jaringan internet. Selain itu, kami juga telah membangun rumah layak huni dan berbagai fasilitas lainnya. Di sektor pendidikan, ada program beasiswa, bantuan operasional sekolah (bosda), insentif untuk guru, dan sebagainya,” paparnya.

Lebih lanjut, dari segi kesehatan, Pemkab Kutim telah membangun rumah sakit baru, meningkatkan pelayanan puskesmas, serta memberikan pelayanan BPJS secara gratis. Sementara untuk sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, mereka berusaha memastikan ketersediaan pupuk, benih, dan bibit. Selain itu, mereka juga fokus pada pengembangan peternakan melalui program replanting serta perkebunan kelapa sawit.

“Kami juga telah meningkatkan perekaman KTP-el, memberikan insentif bagi doja dan petugas rumah ibadah. Di sektor pariwisata, kami melaksanakan pembangunan fasilitas, mengembangkan objek wisata, serta menyelenggarakan berbagai festival. Semua kegiatan ini telah terlaksana, dengan beberapa di antaranya dilaksanakan secara berkelanjutan dan bertahap,” tutup Noviari.(Adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button